Showing posts with label wisata kuliner. Show all posts
Showing posts with label wisata kuliner. Show all posts

Thursday, December 11, 2025

Wisata Kuliner Ipoh

 


Berkunjung ke suatu negara atau kota pastinya tidak lepas dengan yang namanya mencari makanan khas di tempat itu. Kami sekeluarga bukan tipe yang kalau jalan-jalan hanya duduk di café dan makan. Kami lebih suka melihat tempat-tempat yang iconic dan menarik dari suatu tempat. Namanya kan jalan-jalan.

Walau begitu, tentunya kami juga butuh makan. Nah, selama kunjungan kami di Ipoh, ada beberapa tempat makan yang kami kunjungi.

1.  Lou Wong

Salah satu makanan yang menjadi kesukaan para turis dan warga lokal di Ipoh adalah tauge ayam atau yang dalam bahasa kanton disebut “nga cho kai”. Salah satu resto terkenal adalah Lou Wong. Restoran yang sudah ada sejak tahun 1957 ini menyajikan ayam tim yang disiram kecap asin dan minyak wijen dan juga cah toge. Togenya pun besar-besar. Selain itu disini juga ada bakso ikan. Bakso ikannya terasa lembut dan enak. 

Ayam, toge, dan bakso ikan. Nasinya mirip seperti nasi hainan.

Lokasi Lou Wong berada di Gerbang Malam. Jadi memang selalu ramai dengan turis dan warga local. Karena ramainya tempat ini, saat kami pertama kali datang ke Ipoh, jam 2.30 siang pun harus tetap mengantri. Tetapi di kedatangan kami yang kedua, kami mengamati kalau sore mereka menambah meja di jalanan. Sehingga antriannya tidak akan separah di siang hari.

Suasana sore.

Restaurant Taoge Ayam Lou Wong

Alamat: 49, Jalan Yau Tet Shin, Taman Jubilee, 30000 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 10.00 – 22.00

2. Funny Mountain Soya Beancurd

Masih dekat dengan Lou Wong, ada dessert shop yang juga sempat kami coba. Namanya adalah Funny Mountain. Funny Mountain ini menjual air cincau, kembang tahu dan juga susu kedelai. Tentu saja yang terkenal sekali adalah kembang tahunya. Kembang tahu di sini berbeda dengan yang ada di Indonesia. Air gula yang digunakan adalah gula putih dan tidak ada jahenya.

Kembang tahu 

Tempat ini juga ramai pembeli. Tetapi karena bentuknya dessert shop, maka antriannya dilayani dengan cepat. Untuk rasa, bagi kami sih terlalu manis. Tetapi patut dicoba jika sudah sampai di sini.

Kedainya kecil, namun selalu ramai

Funny Mountain Soya Beancurd

Alamat: 50, Jalan Mustapha Al-Bakri, Taman Jubilee, 30300 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 10.00 -19.30 (tutup di hari Selasa)

3. Wong Kee Beancurd

Setelah kami mencoba Funny Mountain, kami memberi review kepada teman kami bahwa kembang tahu di Indo biasanya ada jahe dan gula jawa. Teman kami merekomendasikan Wong Kee Beancurd. Karena kami melewatinya saat mau pergi  ke tempat conference, maka kami pun mencobanya.

Di Wong Kee Beancurd ini pilihan gulanya bermacam-macam. Ada gula biasa, gula jahe, gula jawa, gula krisan, gula bunga biru, dan bahkan gula osmanthus. Selain itu diatas kembang tahu bisa diberikan toping juga. Pilihan topingnya adalah kacang merah, cincau, dan ronde isi wijen hitam.

Wong Kee. Sumber foto: penangfoodie

Dibanding Funny Mountain, Wong Kee lebih banyak pilihannya. Untuk rasa, menurut kami tidaklah semanis Funny Mountain. Tetapi untuk lokasi, Funny Mountain lebih strategis.

Wong Kee Beancurd

Alamat: 32-38A, Jalan Ali Pitchay, Taman Jubilee, 30250 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 11.30 – 18.00 (tutup hari Rabu)

4. Nasi Ganja

Bagi orang Indonesia, kalau mendengar kata Ganja, pasti terbayang sesuatu yang terlarang. Saat kami tahu bahwa di Ipoh terkenal dengan nasi Ganja, kami pun heran. Kok bisa ya diizinkan di Ipoh. Kami pun mencari tahu.

Nasi Ganja merupakan nasi kandar dengan ayam merah. Disebut nasi Ganja karena rasanya yang enak dan membuat orang ketagihan. Nasi kandar sendiri merupakan makanan kas muslim India. Ayam merah di sini merupakan ayam yang dimasak dengan rempah-rempah sehingga warnanya merah. Yang menjadi ciri khas nasi Ganja adalah nasi tersebut disiram sambal kelapa yang sedikit pedas. 

Nasi ganja

Saat kami mencobanya, menurut kami mirip nasi padang. Sambal kelapa itu seperti kuah gulai yang ada di nasi padang. Untuk rasa, kami sih lebih suka nasi padang (hidup nasi padang).

Note: Di dekat tempat kami makan ada es cendol juga. Buat penggemar cendol duren, bisa juga dicoba.

Nasi Ganja Kedai Kopi Yong Suan

Alamat: 2, Jalan Yang Kalsom, Ipoh Town, 30250 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 09.00 – 17.00

5. Old Town Coffee

Tentunya nama Old Town Coffee bukanlah suatu hal yang asing di telinga kita semua. Di Jakarta pun banyak Old Town Coffee. Namun akan berbeda saat kita berkunjung di tempat asalnya. 

Kami mampir ke Old Town Coffee setelah kami berkeliling melihat mural di Ipoh. Pilihan kami saat itu adalah Old Town Coffee Padang Ipoh. Tentu saja ‘jualan’ yang laris di situ adalah kopi. Tetapi saat kami lihat menunya, kopitiam atau kedai kopi ini juga menyediakan makanan-makanan khas kopitiam.

Mau ala carte, mau value set, semua ada.

Saat kami ke Ipoh yang kedua kali, di dekat Concubine Lane pun sudah ada Old Town Coffee.

6. Restoran Impressive

Selama kami mengikuti konferensi, kami mencari tempat makan yang dekat dengan tempat konferensi. Salah satunya adalah Restoran Impressive. Walaupun namanya restoran, tetapi tempat ini lebih seperti food court. Ada berbagai macam makanan yang dapat dipilih dengan harga yang menurut kami cukup murah. Dari mie, nasi, bahkan bento, juga ada. Uniknya, penjual di tempat ini terbagi dua bagian. Ada penjual dari pagi sampai jam 2 siang, dan penjual dari jam 4 sore sampai malam. Walaupun demikian, jumlah penjual sore tidaklah sebanyak jumlah penjual siang. 


Restoran Impressive

Alamat: 2, Jalan Ali Pitchay, Taman Jubilee, 31650 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 07.00 – 21.00

7. Restoran Song Tam (Goulou Kitchen)

Restoran ini terletak tepat di depan Restoran Impressive. Dan sama seperti Impressive, kami lebih sering menyebutnya food court. Saat pertama kali kami datang, kami kira ini adalah masakan Thailand. Tetapi saat berkeliling melihat pilihan menu, menu yang ada cukup bervariasi. Ada beberapa yang memang menjual makanan khas Thailand, ada juga yang menjual Chinese food dan makanan peranakan.

Kalau Impressive lebih ramai di siang hari, Song Tam akan lebih ramai di malam hari. Penjual lebih banyak saat mendekati sore hari. Untuk rasa, tentunya selera masing-masing.

 

Restoran Song Tam (Goulou Kitchen)

Alamat: 7, Jalan Ali Pitchay, Taman Jubilee, 31650 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 10.30 – 23.30

8. Best Hillview Café

Terletak tidak jauh dengan dua resto diatas, kafe ini juga merupakan food court. Pilihan makanan yang ada lebih seperti di Impressive. Dari kwey tiaw, mie, nasi bento, nasi ekonomis, dan sejenisnya juga ada. Café ini justru buka diatas jam enam malam. Jadi kami mencoba untuk makan malam di hari terakhir kami di Ipoh. Untuk rasa, makanannya enak juga.


Best Hillview Café

Alamat: 252, Jalan Sultan Iskandar, Taman Jubilee, 30000 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 18.00 – 00.00 (tutup hari Selasa)

9. Restoran Kong Heng

Restoran ini merupakan gabungan dari beberapa stall yang berjualan di dalam satu tempat. Ada ayam kukus, cah toge, rujak, hor fun, cheong fun, popiah, nasi lemak, mie goreng, kwetiau siram, dan sebagainya. Salah satu menu yang enak di sini adalah char kuey teow. Bahkan kami sengaja makan ke sini di kunjungan kami kedua karena adik kepingin makan char kuey teow di sini lagi.

Restoran Ipoh Kong Heng

Alamat: 75, Jalan Bandar Timah, 30000 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional:07.00 - 17.00 (tutup hari Kamis) 

10. W & S Full House Café

CafĂ© yang ini berbeda dengan cafĂ© yang sebelumnya. Ini betulan cafĂ© yang menjual berbagai makanan. Pilihan menu yang ada di sini beraneka ragam. Dari western sampai eastern semua ada. Kami mencoba makan di sana bersama dengan beberapa teman dari Singapore dan Malaysia. Sebagian teman kami memilih western food. Kami mencoba Asian Noodle yang ada. Rasanya cukup enak. Untuk harga, memang tidak jauh dengan harga makanan di Jakarta. Mungkin karena tempat ini lebih eksklusif dan ber AC.  

W & S Full House Café

Alamat: 27, Jalan Chung Thye Phin, Taman Chateau, 30250 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 11.00 – 21.00 (tutup hari Kamis)

11. Uncle Long

Bagi para penggemar B2, mungkin boleh menjadwalkan diri untuk mengunjungi tempat ini. Uncle Long merupakan Chinese resto yang terkenal dengan charsiew dan babi panggang. Walaupun demikian, di situ juga ada ayam dan bebek. Untuk memesan, kita dapat memesan menu individu, tetapi juga menu untuk rame-rame.

Oink oink's lover. Sumber foto: unclelong

Buat teman-teman kami yang memang carnivore sejati, pastinya bahagia sekali melihat berbagai macam B2 dan teman-temannya. Tetapi buat kami yang bukan carnivore sejati, cukup sekali saja sih berkunjung ke sini.

Uncle Long Ipoh Garden South

Alamat: 15, Lebuh Taman Ipoh, Taman Ipoh Selatan, 31400 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 10.00 – 20.00

12. Douba

Bagi penggemar kembang tahu, wajib juga mengunjungi tempat ini. douba (dou = kembang tahu, ba = bar) merupakan kedai dessert dengan segala variasi kembang tahu. Kami berkunjung ke sini karena anak-anak masih ingin hang out dengan temannya di Ipoh. Lokasinya jauh dari tempat kami menginap, tetapi worth it dicoba.

Di tempat ini yang terkenal kembang tahu pandannya. Kami mencoba menu green field dan juga minuman susu kedelainya. Yang terkenal juga di sini adalah mochinya yang kenyal sekali.

Aneka pilihan. Sumber foto: Douba

Douba

Alamat: 11, Jalan Medan Ipoh 1, Bandar Baru Medan Ipoh, 31400 Ipoh, Perak, Malaysia

Jam Operasional: 13.00 – 22.00 (tutup hari Selasa)

13. Beggar Chicken

Bagi pencinta film silat Legend of the Condor Heroes ataupun Return of the Condor Heroes, pasti sering mendengar nama ayam pengemis. Makanan ini biasanya dimakan oleh anggota partai pengemis (kaypang). Si pengemis membungkus ayam dengan daun teratai dan lumpur, kemudian memanggangnya diatas api sampai matang. 

Ternyata makanan ini juga ada loh di Ipoh. Tentunya cara masaknya tidak sebarbar itu. Karena yang dibeli harus satu ayam utuh, maka kami sharing dengan salah satu keluarga yang ada. Di dalam ayam tersebut terdapat kaldu dan rasa ayamnya enak sekali. Teksturnya pun empuk. Tidak heran Ang Cit Kong suka sekali. 

Untuk membelinya, ada beberapa toko di Gerbang Malam yang menjualnya. Semua harga dan rasanya pun sama.

Beggar Chicken, besar kan.

 

Selain tempat-tempat di atas, masih ada tempat-tempat lain yang pastinya juga menarik dikunjungi. Mungkin di tahun depan akan menambah lagi list wisata kuliner kami.


Monday, May 13, 2024

Wisata Kuliner di Malaka Part 2


 

Berbicara tentang kuliner Melaka, pasti yang terbayang makanan peranakan. Ya, memang Melaka, dan Sebagian Malaysia, terkenal dengan makanan peranakannya. Tetapi bukan hanya itu. Sebagai tempat yang multikultur, ada berbagai macam makanan yang dapat dicoba.

Saat kami berada di Malaka kemarin, kami berkesempatan mencoba makanan dari berbagai tempat. Bahkan dari list yang pernah kami ceritakan dulu, ada beberapa tempat makan yang berhasil kami jajal.  Namun ternyata karena covid kemarin, harga makanan sudah tidak semurah harga saat kami datang di tahun 2018.

1. Coconut Shake Batu Berendam

Seperti yang dulu kami ceritakan, Melaka ini terkenal dengan Coconut Shake. Di hari pertama saat di Melaka, kami mencoba Coconut Shake Batu Berendam. Batu Berendam adalah nama daerah di Melaka. Tetapi kami menemukan outlet mereka saat berjalan menyusuri Jalan Kota menuju Mahkota Parade. 

Outletnya seperti ini ya

Lokasi outlet ini berada di Seberang Muzium Kecantikan, dekat Dataran Pahlawan. Saat kami datang, terlihat ada satu orang sedang membeli. Pas sekali, lagi kepanasan pula. Papa pun mengantri.

Nampaknya coconut shake di sini cukup bervariasi. Biasanya kami hanya minum yang atasnya ada es krim. Di sini, mereka memadukan coconut shake dengan leci, mangga, lemon, soda, dan sirup. Kami masih stick to the old one.

Untuk harga, Coconut Shake Biasa dibandrol dengan harga 4,50 RM. Kalau yang mau esnya dua scoop, pilihannya bisa double shake dengan harga 5,50 RM ataupun special shake dengan harga 5 RM. Setiap coconut shake ditaburi mesis coklat diatasnya.

Coconut shake Batu Berendam

Bagaimana rasanya? Semuanya ok, kecuali bagian coklatnya. Jadi aneh untuk kami. Tetapi cukup untuk mengobati kangen kami akan coconut shake.

Coconut shake  batu berendam

Website: https://coconutshakemelaka.com/

Alamat: Lot 49, Taman Bunga Merdeka, Jalan Kota, Bandar Hilir

Jam operasional: 12.00 – 00.00

 

2. Melting Pot Cafe

Tempat makan yang satu ini menjadi pilihan kami untuk makan siang. Tempat makan ini menyajikan makanan-makanan khas Nyonya alias peranakan. Namun selain khas peranakan, juga ada udon dan western food. 

The girls with the food

Untuk makanan, yang terkenal di sini adalah ayam chili garam. Tetapi kami tidak memesannya. Kami memesan nasi lemak dan nasi goreng. Teman kami memesan popcorn chicken dan juga nasi ayam lemak. Nasi lemaknya jauh lebih enak dibanding saat kami datang dulu. 

Tampilan nasi lemaknya. Sudah tidak menggunakan wok lagi.
Sudah jauh lebih ramai dibanding saat tahun 2018.

Melting Pot Café

Alamat: Jalan Hang Jebat 62, Jonker Street, Melaka

Jam operasional: 11.30 – 23.00

 

3. Coconut Shake Jonker Corner

Kalau di hari pertama kami bertemu Coconut Shake Batu Berendam, di hari kedua ini kami bertemu Coconut Shake setelah makan siang di Melting Pot CafĂ©. Lokasinya di Seberang toko Old Shop. Di tempat ini juga dulu kami membeli coconut shake. Dulu sih jualnya Cuma dari kedai kecil. Tetapi sekarang nampaknya sudah jadi satu dengan toko oleh-oleh dan berbagai minuman lainnya. 

Fresh bangeeet

Dibanding coconut shake pertama kami, yang ini lebih enak dan segar. Mungkin karena tidak ada mesis coklatnya. Teman kami mencoba minuman yang lain dan ternyata enak juga. 

Hasil selfie anak-anak =D

Yoghurt Ice Cream (toko Seberang Old Shop)

Jalan Hang Kasturi 29a, Jonker Street, Melaka

 

4. Ondeh-Ondeh Melaka

Kalau di tahun 2018 lalu kami hanya sempat melihat tempat jualannya saja, tahun lalu kami berkesempatan menjajal ondeh-ondeh Melaka aka klepon kalau di Indonesia. Untuk rasa sih menurut saya 11-12 dengan klepon. Yang membedakan, gula melaka alias gula merah ini sudah lumayan cair. Untuk orang-orang yang memang suka dengan yang cair, pasti ketagihan dengan ondeh-ondeh Melaka. Tapi jika yang Sukanya masih ada tekstur gulanya, seperti trio Lynns, kurang begitu suka dengan yang sudah cair. 

Klepon ala Melaka. Sumber foto: google.

Satu plastic kecil ondeh-ondeh ini terdiri dari empat ondeh mini dengan harga 3RM. Dan memang ondeh di Kedai Aku dan Dia ini banyak peminatnya. Oya, Kedai Aku dan Dia ini menjual makanan-makanan lain dan halal ya teman-teman.

Kedai Aku dan Dia

Alamat: Jalan Hang Kasturi 23, Jonker Street, Melaka

Jam Operasional: 12.00 – 18.00

 

 

5. Putu Piring Jonker

Masih di sekitaran Jonker Street, salah satu makanan olahan dengan gula Melaka adalah putu piring. Buat yang terbiasa makan putu di Jakarta, biasanya kita melihat putu berwarna hijau yang dibuat dengan bambu. Kalau Putu di Jonker ini lebih mirip seperti putu Medan yang berwarna putih. Tetapi bentuknya melebar seperti piring kecil. Untuk rasa, ya mirip-miriplah. Tetapi yang beli antri juga loh.

Putu Piring Jonker

Alamat: Jalan Hang Jebat 3, Jonker Street, Melaka

Jam operasional: 11.00 – 20.00

Putu Piring seharga 6RM

6. Bunga Raya Wantan Mee

Buat penggemar mie pangsit, harus mencoba Bunga Raya Wantan Mee. Mie pangsit satu ini hanya berjualan di malam hari. Jualannya hanya dengan gerobak saja di pinggir jalan, tetapi bagi yang mau makan di tempat bisa makan di dalam ruko di sebelah Medan Makan Boon Leong.  

Mie pangsit non halal

Kami mencoba membeli makanan di sini di malam terakhir kami di Malaka. Yang dijual hanya mie pangsit non halal, tetapi ada dua jenis ukuran. Yang ukuran besar dihargai 7RM dan yang ukuran kecil dihargai 6RM. Kami membeli satu yang berukuran besar. Karena saat itu tangan kami sudah penuh dengan makanan-makanan

Dua ruko yang ramai saat malam hari.

Antrian di sini memang sangat panjang. Yang makan di tempat pun ramai. Walaupun ramai, tetapi mereka bekerja dengan cepat. Si anak membuat mie, si kakek menyiapkan isian mie, dan si cucu membantu di bagian dalam.

Bunga Raya Wantan Mee

Alamat: Jalan Bunga Raya 56, Kampung Jawa, Melaka

Jam Operasional: 19.00 – 22.00, tutup tiap hari Selasa

 

7. Medan Makan Boon Leong

Tempat yang satu ini kami temukan bersama teman-teman saat makan siang. Awalnya sih tujuan utama mau menyambangi mie pangsit Bunga Raya, tetapi kami baru sadar kalau mereka tidak buka di siang hari. Untungnya ada tempat makan yang satu ini.

Sup baso Ikan

Medan Makan ini menjual berbagai macam makanan. Nasi campur, kwetiau goreng, sup ikan, semua ada. Tetapi memang pilihan saat siang hari tidaklah sebanyak di malam hari. Kami memesan kwetiau goreng dan sup dengan total harga 18 RM. Untuk rasanya, memang mirip seperti kwetiau medan.

Kwetiau goreng

Saat kami membeli mie pangsit di malam harinya, Medan Makan ini sudah ramai dengan antrian. Dan makanan yang sangat terkenal di sini adalah oyster omelette. Sayangnya kami tidak sempat mencobanya.

Kalau malam, outlet sebelah kanan menjual oyster.

Medan Makan Boon Leong

Alamat: Jalan Bunga Raya, Kampung Jawa, Melaka

Jam Operasional: 12.00 – 22.00

 

8. Baba Charlie café

Tempat makan yang satu ini kami dapatkan saat searching makanan melalui grabfood. Berhubung anak-anak ada latihan dengan teman-temannya. Sebenarnya tempat ini terkenal dengan dessert-nya juga. Tetapi karena untuk makan malam, kami memilih membeli laksa dan nasi goreng. Untuk rasa, kami suka semuanya =D

Baba Charlie café

Alamat: 631, Jalan Siantan 1/5, Taman Siantan Seksyen 1, 75200 Melaka

Jam operasional: 08.30 – 19.00, tutup setiap Kamis

Laksa pake grabfood. Enak....

9. New World Kitchen

Tempat ini juga kami dapatkan melalui grabfood. Awalnya kami mau keluar mencari makan. Tetapi sayangnya hujan lumayan deras. Kami pun kembali lagi dan memesan melalui grab. Pilihan kami saat itu adalah creamy salted egg pork rice. Untuk penggemar oyster, mereka juga ada oyster noodle.

New World Kitchen

Alamat: 501, Jalan Melaka Raya 12, Taman Melaka Raya, 75050 Melaka

Jam operasional: 10.30 – 19.30, tutup setiap Sabtu

 

Sambil membuat artikel ini, saya jadi kembali membayangkan rasa setiap makanan. Hmm….jadi kepengen makan lagi. Intinya memang kalau mau wisata kuliner di Malaka, harus berhari-hari. Itupun tak cukup. Hehehe

 

Next: Jonker Street di Malam Minggu