Showing posts with label spring holiday. Show all posts
Showing posts with label spring holiday. Show all posts

Friday, September 11, 2026

Seoul Day 10 Part 2: Seoul Forest, Under Stand Avenue dan Cheonggyecheon Night View


Setelah berkeliling di Gwanghwamun, Seoul Forest merupakan hutan kota yang berada di distrik Seongdong-gu. Hutan yang dibuka pada 18 Juni 2005 ini awalnya dibuat dengan tujuan untuk fasilitas water treatment. Namun sekarang Seoul Forest menjadi hutan kota yang menarik bukan hanya bagi warga local tetapi juga pengunjung.

Untuk menuju Seoul Forest ini memanglah tidak semudah mengunjungi tempat wisata lainnya. Dengan menggunakan Naver Map, kami disarankan untuk naik metro sampai stasiun Oksu. Dari sana kami naik bus no 13. Di benak kami, bus no 13 adalah bus besar. Ternyata bus ini adalah bus kecil. Waktu keberangkatan pun menunggu bus penuh baru jalan. 

Sambil menunggu bus untuk jalan.

Perjalanan menuju Seoul Forest cukup panjang. Namun pemandangan yang ada terlihat begitu indah. Mungkin karena melalui bukit-bukit yang tidak pernah kami lihat sebelumnya di Seoul. Hampir saja kami tertidur, si kecil pun sempat tertidur, karena perjalanan yang ada.

Di Seoul Forest ini ada empat Kawasan bertema. Ada Culture and Arts Park, Eco Forest, Experience Learning Park, dan Wetland Ecological Garden. Tempat terdekat dengan kami adalah Eco Forest. Kawasan ini merupakan habitat alami yang dirancang khusus agar hewan-hewan seperti rusa dan bebek dapat hidup di lingkungan yang menyerupai alam liar. Tentunya ini menjadi daya tarik utama bagi si kecil. Yang awalnya masih mengantuk, matanya membesar begitu melihat rusa.

Rusanya tidak bisa dipegang ya
Rules
Penghuni lain di Eco Forest
Jembatan di Eco Forest menuju Hangang
Melihat rusa dari jembatan
Five of Us

Di Experience Learning Park, kami menemukan insect garden, bee garden, dan juga butterfly garden. Sayangnya butterfly garden beroperasi dari bulan Mei sampai Oktober. Jadi kami tidak dapat melihat ke dalam.

Butterfly Garden
Bee Garden
My little butterfly
Burung apakah ini?

Kawasan lain yang kami kunjungi adalah Culture and Arts Park. Ini merupakan Kawasan utama dan juga pusat dari Seoul Forest Park. Di Kawasan ini terdapat Seoul Forest Square alias alun-alun yang besar. Ada juga Ground Fountain yang biasanya populer di musim panas. Terkadang kegiatan seni pun dilakukan di Kawasan ini. 

Kami tidak mengunjungi Wetland, karena udara yang semakin dingin, walaupun masih belum gelap. Kami berniat mencari café yang searah dengan perjalanan kami menuju stasiun. Tanpa kami sadari, kami melalui Under Stand Avenue

Under Stand Avenue
Instalasi art mereka
Instalasi art yang lain.
View sore hari di sana. Cantik ya
Under Stand Avenue merupakan area yang dipenuhi dengan 116 kontainer pengiriman barang yang didekorasi dan disulap menjadi toko-toko berbeda tetapi unik. Trio Lynns langsung mengenali tempat ini sebagai tempat shooting salah satu K-Pop Dance Christian Contemporary yang sering mereka lihat saat pandemi.

Mampir di instalasi D21-1, Cafe Seoul For'est

Pesanan kami: bagel. Enak loh

Sebelum semakin gelap, kami kembali ke Cheonggyecheon. Tujuannya jelas, yaitu untuk melihat suasana malam di Cheonggye.

Melewati salah satu bangunan yang sedang ada siaran di sini.
Nampaknya ini adalah pose favorit si kecil hari ini.
Trio Lynns and the Spring

Malam yang begitu dingin membuat kami tidak kuat untuk berlama-lama. Kami segera kembali ke area Myeongdong. Bagaimana dengan makan malam kami? Anak-anak memilih membungkus makanan dari Food Café dan membeli street food dan memakannya di hotel saja.

Rainbow under the bridge
Foto sambil menahan dingin
Mata uang rupiah ada di tembok Cheonggye

Note: Untuk video lengkap Spring Holiday kami di Seoul, bisa dilihat di 3 link berikut (part 1, part 2, dan part 3)  

Next: Seoul Day 11: Our Last Day in Seoul 

Before: Seoul Day 10 Part 1: Half Day Strolling di HiKR dan Gwanghwamun Square

 

Sekilas Info

Seoul Forest

Alamat: 273 Ttukseom-ro, Seongdong-gu, Seoul (link di google map)

Jam Operasional:

- Seoul Forest: buka sepanjang hari 

- Eco Forest: 05:30-21:30

- Insectarium: Mar - Okt 10:00-17:00 / Nov- Feb: 10:00-16:00 

- Butterfly Garden: 10:00-17:00 (Open May-October only)

 

Under Stand Avenue

Website: https://www.understandavenue.com/default/main/main.php

Alamat: 685-704 Seongsu-dong 1(il)-ga, Seongdong-gu, Seoul, Korea Selatan (link di google map)

 

Cheonggye Plaza
Jam operasi: 24 jam
HTM: free
Cara menuju ke sana: Stasiun Gwanghwamun exit 5

 

 

Friday, September 4, 2026

Seoul Day 10 Part 1: Half Day Strolling di HiKR dan Gwanghwamun Square


Hari ini adalah hari terakhir kami di Seoul. Tidak terasa sudah 10 hari kami di sini. List tempat yang belum kami kunjungi adalah Nami Island dan Seoul Forest. Namun setelah diskusi semalaman, melihat jadwal Circular Gapyeong Bus yang jarang dan kami sudah bermain salju, walau tidak seindah kalau di Nami, kami memutuskan untuk bermain di Seoul saja. 

Model majalah HiKR

HiKR Street Station

Anak-anak memilih untuk mengunjungi HiKR kembali. Alasannya sederhana, karena mereka belum puas main di sana. Kakak belum sempat rekaman dance K-Pop di salah satu studio. Si kecil pun mau foto lucu di sana. Selain itu, udara yang dingin membuat kami memilih menghabiskan pagi dan siang kami di dalam ruangan (setelah kemarin pagi kedinginan di Changdeokgung).

Pose di laundry room
Kapan lagi bisa karaoke tanpa senewen.

Berbeda dengan kunjungan kami saat weekend kemarin, pagi ini semua terlihat sepi. Kami langsung menuju lantai dua yang mempunyai XR Live Studio.

Main kasir-kasiran di sini
Entrance menuju K-Mart

Karena masih pagi, maka lantai tiga dan empat masih sepi. Anak-anak puas bermain dan papa puas memfoto. 

Peta Local Store

Ini Cafe betulan ya

Tujuan kami berikutnya adalah menuju Gwanghwamun Square. Tetapi kami memilih untuk makan siang terlebih dahulu di Food Café Gwanghwamun. Karena mendekati jam makan siang, maka kami harus mengantri sebentar di luar. 

Ternyata di Seberang Food Café ini ada UNIQLO Gwanghwamun D-Tower. Gedung D-Tower merupakan kompleks perkantoran dan komersial setinggi 24 lantai dengan 9 lantai basement. UNIQLO berada di lantai 1 dan lantai 2 gedung tersebut. Maka sambil menunggu si kecil menyelesaikan makanannya, papa mengajak kakak dan adik ke UNIQLO untuk window shopping. 

Ternyata di sini banyak sekali barang-barang yang berada dalam rak SALE. Bahkan kami mendapatkan bahwa banyak produk heattech yang didiskon sangat murah. Apalagi kalau dapat tax refund, makin untung lagi. Hidden gem sekali, bukan?


Setelah puas membeli produk UNIQLO, kami melanjutkan perjalanan kami menuju Gwanghwamun Square. Walaupun sudah siang, hawa dingin masih menemanin perjalanan kami menuju Gwanghwamun Square. 

Gwanghwamun Gate

Gwanghwamun Square merupakan alun-alun yang berada di depan gerbang Gwanghwamun. Di alun-alun ini terdapat patung Raja Sejong dan Admiral Yi Shun Shin. Raja Sejong merupakan raja yang menciptakan Hangeul atau tulisan Korea yang sering kita lihat di drama-drama Korea.

Admiral Yi
King Sejong Statue dan muka-muka kesilauan

Pada awalnya tulisan di Korea seperti tulisan Mandarin dan hanya orang bangsawan yang dapat memelajarinya. Maka Raja Sejong berusaha membuat tulisan yang dengan mudah dapat dipelajari seluruh rakyatnya. Maka terciptalah Hangeul seperti yang kita ketahui sekarang. Di bawah Gwanghwamun Square ini juga terdapat museum tentang Raja Sejong dan Admiral Yi.

Hangeul dan artikulasinya.

Di kunjungankami pertama kali, kami mengunjungi bagian dalam Gwanghwamun Square. Maka kali ini kami kembali mengajak anak-anak untuk melihat Museum Raja Sejong dan Admiral Yi. Admiral Yi adalah salah satu jenderal besar Korea yang sangat terkenal dengan teknik berperangnya. Salah satu kapal yang terkenal yang digunakan oleh Admiral Shin adalah kapal kura-kura. Atas jasa-jasanya, Admiral Yi diberi gelar Chungmugong yang artinya Duke of Loyalty and Warfare, yang diabadikan menjadi nama salah satu stasiun subway, yaitu Chungmuro. 

Replika kapal yang bisa dibuka pasang.

People in the Chronicle of Dokdo

Yang uniknya, bayangan kami akan isi museum ini berubah banyak. Semakin banyak bagian-bagian interaktif yang nampaknya dirancang agar pengunjung tidak perlu banyak berinteraksi untuk menikmati museum ini. nampaknya Seoul betul-betul menunjukkan sisi hi-tech dalam setiap museumnya.

Interaktif mengendalikan kapal dengan dayung.
Jadi tentara yang menembak kapal musuh dari dalam kapal.

Saat kami berkeliling, ada beberapa hal yang menjadi pusat perhatian kami. Penjelasan-penjelasan yang diberikan membuat kami terkagum-kagum akan kemajuan teknologi di zaman itu. 


Singijeon merupakan panah bertenaga roket yang diproduksi pada tahun 1448. Roket multi peluncur pertama di dunia ini ada di tahun ke-30 pemerintahan Raja Sejong. Alat ini kemudian disempurnakan berdasarkan juhwa yang ditemukan oleh Choe Mu-seon dari Goryeo. 

Singijeon

Jeokdoui merupakan alat astronomi. Jeokdoui diciptakan pada masa setengah kedua periode Joseon oleh Nam Byeong Cheol. Alat ini diciptakan berdasarkan honcheonui (jam astronomi) dan ganui (instrumen yang digunakan untuk pengamatan astronomi) yang dikembangkan pada  masa pemerintahan Sejong. Alat ini membuat proses pengamatan benda-benda langit dengan lebih mudah dan nyaman. 

Jeokdoui

Alat atronomi yang lain adalah honsang. Alat astronomi ini dibuat pada tahuun 1437 atau tahun ke19 pemerintahan Raja Sejong. Alat ini digunakan untuk mengamati rasi bintang. Perangkat berbentuk bola ini menampilkan rasi bintang, koordinat ekuilateral, dan koordinat ekliptik. Alat ini dirancang untuk mengamati pergerakan bintang di malam hari sehingga dapat mengamati perubahan waktu di malam hari dan sepanjang musim. 

Honsang

Pyeonjong awalnya merupakan alat musik khas Tiongkok kuno. Alat ini dibawa ke Korea dari Dinasti Song pada tahun 1116 atau tahun ke-11 pemerintahan Raja Yejong dari Goryeo. Alat musik ini terdiri dari 16 lonceng perunggu. Saat dibunyikan dengan memukul lonceng yang digantung pada bingkai kayu dengan palu, pyeonjong akan menghasilkan suara yang tajam dan megah.

Pyeonjong

Kami sempat berkeliling untuk mencari spot untuk menulis nama sendiri dalam tulisan Hangeul. Ternyata lokasinya berubah dan menjadi lebih sepi dibanding dulu.

Lynns

Walaupun sudah dua kali mengunjungi tempat ini, kami masih senang berkeliling-keliling. Tetapi karena tujuan kami berikutnya adalah Seoul Forest yang akan terasa dingin jika semakin sore, maka kami menyudahi kunjungan kami dan bergegas menuju Seoul Forest.  


Note: Untuk video lengkap Spring Holiday kami di Seoul, bisa dilihat di 3 link berikut (part 1, part 2, dan part 3)  

Next: Seoul Day 10: Seoul Forest and Night View at Cheonggyecheon

Before: Seoul Day 9 Part 2: Tampilan Berbeda Children Museum   

Sekilas Info

HiKR

Website: HiKR

Alamat: 40 Cheonggyecheon-ro, Jung-gu, Seoul

Jam Operasional: 10.00 – 20.00 (Tutup setiap hari Senin)

 

Food Café Gwanghwamun

Alamat: 19 Jong-ro, Jongno District, Seoul, South Korea (klik link ini untuk melihat di google map)

Jam Operasional: 08.00 – 22.00

 

Uniqlo Gwanghwamun D Tower

Website: https://www.uniqlo.com/kr/ko/

Alamat: South Korea, Seoul, Jongno District, Jong-ro 3-gil, 17 (klik link ini untuk melihat di google map)

Jam Operasional: 10.30 – 21.00

 

Gwanghwamun Square

Jam operasi: 24 jam

HTM: free

Cara Menuju ke sana:

Stasiun Gwanghwamun (line 5) exit 2

Stasiun Gyeongbokgung (line 3) exit 5

 

The Story of King Sejong and The Story of Admiral Yi Sunshin

Website: https://www.sejongpac.or.kr/eng/main/main.do

Jam operasi: 10.00 – 18.30, tutup setiap Senin. 

HTM: free

Cara menuju ke sana:

Stasiun Jonggak (line 1) exit 1, lalu berjalan ke arah Gwanghwamun

Stasiun Gyeongbokgung (line 3) exit 6, berjalan menuju Sejong-ro

Stasiun Gwanghwamun (line 5) exit 2