Friday, May 29, 2026

Seoul Day 7 Part 2: Menjadi Warga Lokal di Hongdae dan Mangwon Market

Berhubung menjadi warga local dengan piknik di Yeouido Hangang Park tidak memungkinkan di cuaca ekstrim seperti tadi, maka kami mau mencoba menjadi warga local yang makan mie di convenience store. Memang sih kalau di drakor banyak yang beli mie cup dari convenience store, lalu duduk di luar sambil makan mie atau duduk di depan jendela sambil makan mie. 

Live like a local

Kali ini karena Duo Lynns sudah besar, kami pun berani untuk duduk dan makan mie di convenience store. Sedangkan karena si kecil belum cukup umur untuk makan mie instan, dia cukup bahagia dengan nasi instan (yang dibeli di situ juga) dan lauk.

Asal ada nasi, cukuplah

Di Hongdae ini ada CU yang bertema ramyun library. Kurang lebih ada 225 jenis mie dengan segala rasa ada di sini. Dan bukan hanya itu, di sini bahkan ada tempat untuk memasaknya juga. Kami pun memasukkan tempat ini ke jadwal kami, untuk merasakan jadi warga local. 

Indomie seleraku juga ada
Mejanya pun berbentuk cup noodle.

Bagaimana caranya? Pertama kami cukup memilih mie yang kami inginkan. Setelah itu jika ingin menambahkan topping, tinggal pilih topping yang diinginkan. Ada luncheon, sosis, sayur, kimchi, telur, dan pilihan lainnya. Sebelum mulai memasak, kami melakukan pembayaran di kasir. Di sini kami menambahkan mangkok kertas ke dalam pembayaran kami. Setelah selesai, maka kami dapat memasak mie di mesin yang tersedia.

Topping sayur ada juga ya
Cara penggunaan.
The machines

Sebetulnya pengalaman seperti ini juga ada di Rumah Nongshim Lotte Alley di Lotte Avenue. Hanya saja, pengalaman di Lotte Avenue dan di CU berbeda. Apalagi kalau di sini mie-nya tidak usah diimport. 

Setelah makan, jangan lupa dirapikan ya

Kenyang makan, perjalanan kami pun berlanjut. Tujuan selanjutnya adalah Sanrio Lovers Club. Di kunjungan pertama kami dulu, tempat ini adalah Hello Kitty Café. Namun mengikuti perkembangan, café ini bukan hanya tentang Hello Kitty, tetapi tentang Sanrio. Yang berarti ada teman-temannya Hello Kitty, seperti My Melody, Kuromi, Pochaco, Pompompurin, Keropi, dan Cinnamaroll. 

Masih mirip seperti dulu, di lantai dasar ada toko yang menjual pernak-pernik dan juga minuman ataupun dessert. Di lantai dua merupakan tempat duduk dan harus melakukan reservasi jika ingin naik ke atas. Karena satu orang harus satu menu, maka karena kami berlima, jika ingin keatas harus memesan lima menu di muka. 

Mengingat kami baru makan, lalu juga harganya yang jauh lebih mahal dibanding saat dulu kami ke sini, anak-anak memilih untuk tidak usah ke atas. Mereka cukup puas dengan membeli minuman dan duduk-duduk di halaman depan.

Kami melanjutkan perjalanan kami menuju Line Friends Hongdae Flagship Store. Line ini sebetulnya juga ada di Myeongdong, dekat kami tinggal. Tetapi katanya yang di Hongdae lebih menarik. 

Brown
Sally
Leonard

Flagship store di sini ada 2 lantai. Lantai 1 merupakan area Line Friends dan karakter populer. Merchandise original Line Friends seperti Brown, Cony, Sally, ada di sini. Sedangkan di lantai 2 merupakan Zona BT21 & K-Pop. Untuk anak-anak, BT21 sangat menarik. Apalagi Mang sudah membuka topengnya. 

Di Seberang Line Friends, ada Kakao Friends Flagship Store juga. Kakao sendiri sebetulnya adalah aplikasi chat khusus Korea, Kakao Talk. Kakao sendiri mempunyai karakter-karakter yang lucu juga.

Flagship Store ini terdiri atas 3 lantai dan 1 basement. Lantai 1 dan 2 merupakan area belanja utama dan photo zones. Segala macam pernak-pernik lucu, yang membuat hati ingin memborong semuanya, ada di sini. dari boneka plushies, alat tulis, pakaian, dan aksesoris-aksesoris, semua ada. Di sini juga ada photobooth bertema Kakao Friends. 

Harry Potter mode on

Selain dua lantai tersebut, di basement juga terdapat berbagai produk klasik dan merchandise populer dengan harga miring. Dan untuk yang mau santai-santai, di lantai 3 gedung ini terdapat Gongmihak Dessert Café. Ini adalah café estetik yang bertema Kakao. 

Setelah puas shop hopping, kami masih ingin menjadi warga local dengan berkunjung ke pasar. Pasar tujuan kami adalah Mangwon Market. Ukuran pasar ini sendiri tidaklah begitu besar. Namun karena letaknya dekat dengan Mangnidan Street dan Hangang Park, pasar ini menjadi opsi utama bagi warga yang mau piknik di tepi Sungai. Hal ini menjadikan Mangwon Market memang lebih local dibanding Gwangjang Market ataupun Tongin Market. 

Mangwon Market

Kami berkeliling melihat-lihat jajanan yang bisa kami bawa pulang untuk dinner kami. Dan seperti saat di Namdaemun, jajanannya kurang lebih sama. Namun beberapa jajanan yang terkenal adalah dakgangjeong (ayam goreng tepung tanpa tulang yang dikasi macam-macam saos), wooyirak (cabe hijau goreng isi), kroket, dan gorengan lainnya.

Setelah membeli bermacam makanan untuk dinner, dan juga membeli strawberry, kami kembali ke Myeongdong. Terbayang duduk manis sambil menikmati semua makanan ini, hmmm, pasti enak sekali.

Note: Untuk video lengkap Spring Holiday kami di Seoul, bisa dilihat di 3 link berikut (part 1, part 2, dan part 3) 

Before: Seoul Day 7 Part 1: Menghabiskan Pagi di Myeongdong Cathedral dan Yeouido Hangang Park 

Next: Seoul Day 8: Menikmati Salju di Lotte World

 

Sekilas Info

CU Ramyun Library

Alamat: 25 Jandari-ro, Mapo-gu, Seoul

Jam Operasional: 24 jam

Cara menuju ke sana: Hongik University (line 2) exit 9 dan berjalan sekitar 10 menit atau Hapjeong Station (line 2 & 6), exit 3 dan berjalan sekitar 10 menit.

Sanrio Lovers Club (permanently closed)

 

Line Friends Flagship Store (K-Pop Square)

Alamat: 160-5, Donggyo-dong, Mapo-gu, Seoul

Jam Operasional: 11.00 – 22.00

Cara menuju ke sana: Hongik University Station (line 2) exit 1

 

Kakao Friends Flagship Store

Alamat: 162, Yanghwa-ro, Mapo-gu, Seoul

Jam Operasional: 10.30 – 22.00

Cara menuju ke sana: Hongik University Station (line 2) exit 8

 

Mangwon Market

Alamat: 27 Poeun-ro 6-gil, Mapo-gu, Seoul

Jam Operasional: 10.00 – 21.00

Cara menuju ke sana: Mangwon Station (line 6) exit 2

 

 

 

Friday, May 15, 2026

Seoul Day 7 Part 1: Menghabiskan Pagi di Myeongdong Cathedral dan Yeouido Hangang Park

Tidak terasa sudah tujuh hari kami di Seoul. Hari Senin pertama kami di Seoul ini terasa lebih dingin dari hari-hari sebelumnya. Bahkan dibanding kemarin yang dari siang sudah turun hujan, hari ini terasa lebih dingin. 

Taman di MD Cathedral.

Tujuan kami pagi ini adalah melihat Yeouido Hangang Park. Tetapi sebelum itu, kami mampir ke Myeongdong Cathedral. Myeongdong Cathedral berdiri sejak 29 May 1898 dan diresmikan dengan nama Our Lady of the Immaculate Conception atau Katedral Bunda Maria Dikandung Tanpa Noda. 

Sejarah singkat

Bangunan gereja ini merupakan gereja bata pertama di Korea yang mengusung gaya Gotik, yang dirancang oleh Father Eugene J. G. Coste. Gaya Gotik ini dapat dilihat dengan salib latin dengan tinggi atap mencapai 23 meter dan menara lonceng setinggi 45 meter. Seluruh dinding luar dibangun menggunakan 20 jenis bata merah dan abu-abu produksi local Korea. 

Angin yang kencang membuat si kecil menutup matanya.
All bricks

Karena lokasinya di Myeongdong, banyak peziarah maupun wisatawan local dan non local yang datang ke MD Cathedral. Di hari Minggu pun ada misa dalam bahasa Inggris di jam 9 pagi. Selain itu disediakan juga waktu untuk pengakuan dosa bagi wisatawan juga.

Perpaduan yang menarik.

Saat kami melintasi, di bagian bawah terdapat toko buku rohani, kedai kopi, dan juga area tax refund. Sayangnya kami tidak lama-lama di situ. Kami melanjutkan perjalanan kami menuju Yeouido Hangang Park.

Musim semi rasa musim gugur

Yeouido Hangang Park merupakan salah satu tempat rekreasi paling populer di Seoul. Berlokasi di tepi Sungai Han, biasanya saat mulai memasuki musim semi akan banyak orang yang piknik di sini. Apalagi kalau bunga Sakura sudah bermekaran, tempat ini menjadi tujuan banyak orang.

Exit 2 

Saat kami datang, keadaan di sini masih sepi. Udaranya yang cukup menggigit tentunya membuat orang males piknik. Tetapi ajaibnya banyak juga yang sedang berolahraga. 

Pemandangan yang meneduhkan (dan juga dingin)

Melihat suasana di sini, sepertinya terbayang jika musim semi yang sesungguhnya sudah datang, maka sangat hangat dan menyenangkan.


Udara yang dingin membuat kami segera kembali ke stasiun metro lagi. Kami melanjutkan perjalanan kami untuk main di daerah Hongdae.

Salah satu exit yang futuristik.

Note: Untuk video lengkap Spring Holiday kami di Seoul, bisa dilihat di 3 link berikut (part 1, part 2, dan part 3) 

Before: Seoul Day 6: Menyusuri Jejak Masa Lalu di Palace Museum, Tongin Market, Folk Museum, dan Children Folk Museum (Part 2) 

Next: Seoul Day 7 Part 2: Menjadi Warga Lokal di Hongdae dan Mangwon Market

 

Sekilas Info

Myeongdong Cathedral

Website: https://www.mdsd.or.kr/bbs/content.php?co_id=7010

Alamat: 74 Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul, Korea Selatan.

Cara menuju ke sana: Stasiun Euljiro 1-ga (line 2) exit 5, Stasiun Euljiro 3-ga (line 3) exit 12, Stasiun Myeongdong (line 4) exit 5 atau 8.

 

Yeouido Hangang Park

Website: https://hangang.seoul.go.kr/www/contents/669.do?mid=473

Alamat: 330 Yeouidong-ro, Yeongdeungpo-gu, Seoul

Cara menuju ke sana: Stasiun Yeouinaru (line 5) exit 2 atau 3