Tuesday, March 20, 2018

Bertemu Do Min Jun Oppa di Teseum Teddy Bear Museum


Setelah memasang gembok di N Seoul Tower dan makan siang di Gimbap Heaven Myeongdong, kami kembali melanjutkan petualangan kami di hari kedua kami. Tempat berikutnya yang kami kunjungi adalah Teseum. Teseum adalah kependekan dari Teddy Bear Museum. Bagi para penggemar film Princess Hours pasti tidak asing lagi melihat Teddy Bear dalam berbagai kostum yang menarik. 

Teddy Bear Museum pertama kali dibuka di Pulau Jeju pada tahun 2008. Princess Hours pun shooting di sini (terbayang Sin Chae Kyung sedang berfoto dengan Teddy Bear). Selain di Jeju, museum ini awalnya juga buka di Seorak dan N Seoul Tower. Sayangnya pada tahun 2013 Teddy Bear Museum di N Seoul Tower tutup. Namun akhirnya Teseum kembali buka di Seoul dan sekarang hanya ada dua lokasi Teddy Bear Museum, yaitu di Jeju dan Seoul.

Karena kami penggemar Teddy Bear, maka kami memang berniat mengunjungi museum ini. Dan seperti biasa, untuk menghemat waktu dan dana, kami sudah membeli tiket secara online. Setelah melihat sana sini, kami pun akhirnya membeli tiket yang murah dari funko atau Indiway. Jadi saat sampai di Teseum, saya pun menunjukkan vouchernya sementara anak-anak sibuk foto-foto dengan Teddy Bear. Setelah mendapatkan tiketnya, kami pun masuk ke dalam.
Foto dulu sebelum masuk:)
Teseum Seoul terdiri dari dua bagian, yaitu Mirror Maze dan Museum. Bagian yang pertama adalah Mirror Maze. Setiap orang diberikan sarung tangan plastik. Dan seperti permainan maze pada umumnya, kita harus menemukan jalan keluar. Karena semuanya kaca, maka kita harus menggunakan tangan untuk menemukan jalannya. Jika berhasil, maka kita dapat menemukan mirror art.
Papa dan Duo Lynns bereksperimen:)
mirror art
Bagian yang kedua adalah Teddy Bear Museum. Museum ini sendiri dibagi menjadi enam area. Yang pertama adalah Teddy Bear Story. Di bagian ini diceritakan sejarah nama Teddy Bear. Nama Teddy Bear berasal dari nama panggilan mantan Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt, yaitu Teddy. Kisah ini berasal dari kejadian saat Teddy memenuhi undangan Gubernur Mississippi Andrew H. Longino untuk pergi berburu beruang Mississippi pada November 1902. Ada beberapa pemburu yang saling berkompetisi dan sebagian besar sudah mendapatkan hasil buruannya. Presiden Teddy belum berhasil mendapatkan apa-apa. Setelah pengejaran yang panjang dan melelahkan, pelayan-pelayan presiden berhasil menggiring dan mengikat seekor beruang hitam yang terluka di pohon willow. Mereka memanggil Teddy dan menyarankan agar Teddy menembak beruang tersebut. Teddy menolak menembaknya karena menurutnya hal itu tidak sportif.
Atas: Theodore Roosevelt ala Korea. Bawah: pembuatan Teddy Bear.
Sebelum memasuki area kedua, kami melihat perpustakaan yang disusun seperti perpustakaan di film You Who Came from the Stars. Tentunya lengkap dengan Do Min Jun Oppa dalam bentuk beruang. Banyak anak zaman now yang sibuk berfoto di sini untuk berpura-pura menjadi Cheon Song Yi. Maklum, film ini memang mendunia dan digemari banyak orang. 
Do Min Jun oppa menunggu Cheon Song Yi.
Nope, ini bukan Cheon Song Yi=))
Area kedua dari museum ini adalah Art Garden. Di area ini nuansa yang ditampilkan adalah nuansa taman (kan namanya juga garden). Banyak Teddy Bear kecil-kecil yang disusun dalam gelas.
Ada yang senang ketemu Queen Bear :)
The girls: "Can we bring those Teddy Bear home?" 
Teddy Bear in glasses
Area ketiga adalah Korean Folk Village. Sesuai namanya, area ini menampilkan kebudayaan Korea dari zaman kerajaan hingga perkembangan menuju Korea masa kini. Untuk tokoh zaman kerajaan, ada beruang yang berkostum Dae Jang Geum. Saya dan papa langsung mengenali boneka tabib wanita Korea yang diperankan si cantik Lee Young Ae. 
Ikutan lihat cara buat kimchi ah....
Menjadi pandai besi.
Dapur zaman dulu.
Flying Bear....
Duo Lynns membantu membuat obat.
Kapan lagi naik tandu zaman dulu :)
Diorama Korea zaman now...
N Seoul Tower.
Gyeongbokgung.
Plaza Cheonggye.
Dongdaemun Design Plaza
Area keempat adalah Teseum Country. Jika di area sebelumnya kami puas melihat-lihat segala miniatur mengenai Korea, khususnya Seoul, di area ini beruang-beruang lucu ini didandani dengan kostum mancanegara. 
Negara Kincir Angin
Cowboy bear
Sunflowernya cantik sekali :)

Area kelima adalah Teseum Fairy Tales. Bertemakan film-film anak-anak yang terkenal, boneka-boneka ini berkostum seperti princess Disney dan tokoh kartun lainnya. Kakak dan adik pun langsung menyanyi lagu Let Bear it go saat melihat Elsa dalam bentuk Teddy Bear. Dan bukan hanya Elsa, Ariel, Rapunzel, Snow White dan Jasmine pun ada. Genie-nya? Beruang juga dong =))
A whole new world....
Uhm...Potter Penguin?
Disney Princess:)
Glow in the dark under the sea.
Saat Teddy Bear berteman dengan Smurf.
Area keenam adalah Teseum Adventure. Beruang-beruang ini menjadi zookeeper dari binatang-binatang. Semacam safari gitu. Lucu rasanya melihat beruang-beruang ini menjadi penjaga semua hewan yang ada di sini. 
Aneka satwa:)
Teddy the zookeeper.
Perosotan dalam bentuk tree house.
Bagi yang mau bawa pulang Teddy Bear lucu dalam berbagai macam kostum, ada banyak Teddy Bear yang menunggu diadopsi di sini. Dari yang ukuran mini sampai ukuran besar. Di sini juga ada art and craft. Jadi akan ada yang memandu anak-anak untuk membuat craft. Untuk membuatnya, akan ada biaya tambahan antara 5.000 - 20.000 won, diluar tiket masuk. Namun craft-nya pun dapat dibawa pulang. Duo Lynns melihat-lihat saja sambil berharap mamanya memberi izin mereka membuat sesuatu. Sambil melihat, ada beberapa petugas disana yang mengira kami dari Hong Kong ataupun Singapore. Dan saat dijelaskan kami dari Indonesia, mereka agak sedikit bingung. Tetapi saat disebutkan Bali, mereka langsung mengerti dan bertanya Indonesia dimananya Bali =))
Marilyn Monroe versi Teddy Bear
Be a ballerina....
Teddy si Pelukis beserta lukisan terkenal yang diubah menjadi Teddy Bear:)
Karena kami berkunjung di hari Sabtu, maka saat kami datang sedang ada flea market. Banyak cenderamata yang dijual dan ada kids corner yang menyediakan kertas-kertas untuk diwarnai. Memang di negara ginseng ini fasilitas untuk anak-anak itu luar biasa. Rasanya anak-anak bisa betah di sini lama-lama. Namun karena anak-anak ingin berfoto di Cheonggyecheon kembali, maka kami tidak mungkin lama-lama di sini.
Princess and prince :)
Sembilan puluh menit kami di sini sungguh seru sampai anak-anak ini berkata suatu saat mereka harus ke sini lagi untuk melihat Teddy Bear lagi. Uhm....Teddy Bear-nya gak akan tambah besar kok.

Note: Untuk cerita lebih lengkap mengenai liburan kami di Seoul, beserta tips dan informasi lainnya, silakan klik link berikut ini.



Sekilas Informasi
Teseum Teddy Bear Museum
Alamat: CIZN Bldg. B1, 19 Jibong-Ro, Jongno-gu Seoul Korea
Jam operasional: 08.30 - 19.00
Cara menuju ke sana: stasiun MRT Dongmyo exit 6, belok ke kanan
Harga tiket berdasarkan website:
Teseum: 13.000 KRW (adult), 10.000 KRW (teenager), 8.000 KRW (child)
Mirror maze: 7.000 KRW (adult), 6.000 KRW (teenager), 5.000 KRW(child)
Combo: 14.500 KRW (adult), 11.500 KRW (teenager), 9.500 KRW (child)

Monday, March 12, 2018

Cable Car menuju N Seoul Tower


Bagi para penggemar drama Korea, pastinya tahu salah satu tower yang selalu ada dalam setiap film, yaitu N Seoul Tower. Kali ini kami pun memasukkan kunjungan ke N Seoul Tower dalam list kami. Awalnya, kami berencana mengunjungi di hari pertama kami. Namun akhirnya jadwal ke N Seoul Tower ini kami pindah menjadi tempat pertama yang akan kami kunjungi di hari kedua kami. Dan memang, dalam plan B yang kami buat, kami memang menaruh jadwal melihat menara ini d ihari kedua kami.

Namsan Seoul Tower merupakan menara yang berada di daerah Namsan. Awalnya menara yang dibangun tahun 1969 ini digunakan sebagai pemancar radio. Menara ini memiliki ketinggian 236,7 meter. Pada tahun 1980 gedung ini dibuka untuk umum dan sejak tahun 2005 pengelolaan menara ini dipegang oleh CJ Foodville.

Untuk menuju N Seoul Tower ini, ada 5 cara yang dapat dilakukan.
1. Dengan menggunakan kendaraan pribadi atau taksi. Cara yang ini tentu paling mudah karena tinggal duduk di dalam taksi dan taksi akan membawa kita ke parkiran N Seoul Tower. Dari parkiran ini, kita hanya perlu jalan sedikit namun menanjak. Untuk harga, tergantung dari mana kita naiknya.
2. Dengan menggunakan Seoul City Tour Bus. Bus Hop On Hop Off ini melalui banyak tempat wisata yang ada di Seoul. Bus ini akan berhenti di parkiran N Seoul Tower juga. Dan sama seperti tadi, kita akan melalui jalanan yang menanjak menuju N Seoul Tower. Info lebih lengkap mengenai Seoul City Tour Bus, dapat dilihat di link berikut.
3. Dengan menggunakan circular bus. Menurut saya, ini adalah cara yang paling murah. Ada tiga circular bus (berwarna kuning) yang mempunyai rute yang menuju parkiran N Seoul Tower, yaitu bus no 2, 3, dan 5. Biaya menaiki bus ini adalah 1.200 won jika membayar secara tunai atau 1.100 won jika menggunakan T-Money. Untuk rute dari ketiga bus ini, dapat dilihat di link berikut.
4. Dengan menggunakan cable car. Menaiki cable car untuk menuju N Seoul Tower pastinya merupakan cara yang menyenangkan karena kita dapat menikmati perjalanan sambil melihat pemandangan. Dari stasiun cable car di N Seoul Tower, kita tinggal menaiki tangga untuk menuju menaranya. Jadi tidak terlalu menanjak. Bagaimana dengan biayanya? Ada fasilitas, tentu ada harga.
5. Dengan berjalan kaki melalui Namsan Park. Yang satu ini pastinya yang paling hemat. Dan serunya bisa menikmati pemandangan di sekeliling dengan santai. Namun....jalanan yang menanjak dan lumayan panjang pasti akan menjadi tantangan tersendiri.   

Saya dan papa pun sudah menentukan kendaraan apa yang akan kami gunakan untuk menuju N Seoul Tower. Dari kelima cara diatas, kami memilih menggunakan cable car. Alasannya adalah karena kami membawa anak-anak di musim dingin. Rasanya kasihan juga kalau mereka harus berjalan menanjak saat musim dingin dan setelah itu sepanjang hari mereka akan terus berjalan (kan namanya jalan-jalan). Maka kami memutuskan untuk naik cable car menuju Tower. Sekalian memberi kebahagiaan untuk mereka, yang belum pernah naik cable car, untuk melihat pemandangan dari atas cable car. Sedangkan untuk pulangnya, demi efisiensi waktu dan menghemat biaya, kami memilih menaiki bus kuning.
Peta menuju Namsan Oreumi dari stasiun Myeongdong.
Setelah selesai menikmati sarapan pagi kami yang pertama di Step Inn, kami berjalan menuju cable car. Lokasi cable car ini hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki, naik shuttle bus (pada jam-jam tertentu), dengan Namsan Oreumi, ataupun dengan naik taksi. Kami memilih untuk berjalan menuju Namsan Oreumi dan menaiki Namsan Oreumi. Namsan Oreumi adalah lift outdoor yang bergerak dari depan Commemorative Plaza, plaza yang berada di depan Namsan Tunnel #3, menuju platform Namsan cable car. Kalau lift kan biasanya bergerak dari atas ke bawah, tetapi Namsan Oreumi bergerak secara miring, seperti saat naik tram di The Peak Hong Kong. Lift ini dapat mengakomodasi sampai 20 orang dan bergerak sejauh 140 meter. Serunya, lift ini gratis dan semua sisinya menggunakan kaca transparan. Jadi kita dapat menikmati pemandangan saat kita menuju stasiun cable car dengan menggunakan lift ini.
Monumen dekat Namsan Oreumi.
Untuk menuju namsan oreumi, kami berjalan sampai perempatan Shinsegae dan Myeongdong, kemudian menyeberang dan berjalan ke arah Namsan Tunnel #3. Jalannya sih memang tidak jauh, tetapi sedikit menanjak. Udara yang dingin membuat jalan di pagi hari lebih enak dan lebih seru.
Peta daerah Namsan.
Walaupun kami jalan di hari Sabtu, namun pagi itu Namsan Oreumi dan Namsan cable car masih sepi. Mungkin karena masih pagi. Biasanya mulai Sabtu siang sampai Sabtu malam antrian di sini bisa sampai berjam-jam.
Tiket kami, tanpa antri dan masih sepi.
Sesampainya kami di stasiun cable car di dekat menara, kami berjalan menaiki tangga-tangga. Bayangan kami tangga ini akan banyak sekali, ternyata tangganya tidak terlalu banyak. Yang banyak di sini adalah gembok-gembok yang dipasang di pohon-pohon dan disepanjang jalan. Konon katanya pasangan yang memasang gembok di sini dan tidak menyimpan kuncinya akan langgeng. Namun pada kenyataannya belum tentu demikian. Kami pun memasang gembok yang kami bawa. Biar mama papanya langgeng? Kalau alasan ini sih bukan dengan pasang gembok, tetapi dengan landasan pernikahan yang tepat. Kami memasang gembok agar anak-anak senang dan siapa tahu suatu hari nanti kalau kami dapat berkat dan dapat mengunjungi tempat ini kembali, ada tanda mata bahwa kami pernah ke sini.
View dari Cable Car.
Mandatory Picture :)
Apa saja sih yang dapat dilakukan di Namsan Seoul Tower? Namsan Seoul Tower terdiri dari dua bagian. Yang pertama adalah N Seoul Tower, menaranya sendiri, dan yang kedua adalah Seoul Tower Plaza yang merupakan bagian dibawah menara.
Peta N Seoul Tower, sumber: Visit Korea.

Si Hachi yang setia menyambut setiap orang yang datang ke N Seoul Tower.
Bagi yang mau melihat Seoul secara utuh, di lantai 5 terdapat observatory deck. Kalau mau makan romantis ala Do Min Jun dan Cheon Song Yi, naik saja ke lantai paling atas untuk menikmati makanan di N Grill. Katanya sih (karena kami tidak mampir ke sini) lantai di restoran Perancis ini bergerak memutar secara perlahan, sehingga yang makan di sini dapat menikmati makanan sambil memandang seluruh pemandangan di sekitar menara ini. Satu rotasi penuh memerlukan waktu 1 jam 40 menit. Jadi mengerti kan kenapa banyak pasangan yang dinner di sini. untuk makan di sini kalau tidak salah harus reservasi terlebih dahulu. Maklum, tempatnya sangat berkelas.
Maafkan kami yang sibuk berfoto, tempat ini terlalu menarik soalnya.
Selain N Grill dan restoran lainnya, di N Seoul Tower juga ada Ssentoy Museum dan Hello Kitty Island. Ssentoy (gabungan dari bahasa Korea yang artinya strong dan toy) merupakan museum yang menampilkan dan juga menjual tokoh-tokoh kartun seperti Hulk, Captain America, dan teman-temannya. Sedangkan Hello Kitty Island tentu saja isinya Hello Kitty dan pernak-pernik Hello Kitty. Karena kami sudah pernah ke Hello Kitty Cafe di kunjungan singkat kami sebelumnya, dan karena kami lebih berniat untuk melihat Teddy Bear Museum, maka kami tidak mengunjungi museum-museum ini.
The girls with Rilakuma.
Di Seoul Tower Plaza banyak toko-toko, tempat makan, dan tempat bermain seperti Timezone. Kami mengunjungi plaza yang dibuka tahun 2015 ini karena banyaknya spot yang menarik untuk berfoto. Kami pun sekalian masuk untuk mencari toilet sebelum kami pulang. Kalau sedang winter trip, sebaiknya cari toilet sebelum kepengen banget ke toilet. Ternyata dibagian dalam Plaza ini ada LED display dengan layar melengkung. Memang kemajuan zaman begitu terasa saat berkunjung ke negara maju. 
The girls with characters
Mini zoo inside Seoul Tower Plaza.
Saat kami kembali ke level T1, suasana di sini sudah ramai dengan banyak turis. Untunglah kami sudah puas berkeliling di sini. Kami pun berjalan menuju area parkir untuk menaiki circular bus. Karena tujuan kami adalah makan siang di Gimbap Heaven di dekat exit 4 stasiun Myeongdong sebelum mengunjungi Teseum, maka kami pun memilih menaiki circular bus nomer 5.
Spot yang menarik untuk berfoto.
Jalanan menuju area parkir. 
Tips saat mengunjungi N Seoul Tower:
1. Jika ingin naik cable car, carilah waktu yang tepat. Hindari jam-jam padat seperti Jumat malam, Sabtu siang sampai dengan malam, ataupun Minggu siang sampai dengan malam. Jika memang kepepet hanya dapat mengunjungi pada hari-hari tersebut, sebaiknya pilih untuk jalan sebelum jam makan siang atau naik circular bus menuju N Seoul Tower.
2. Untuk menuju Namsan Oreumi, ikutilah peta yang ada. Karena jika salah belok, perjalanan menjadi terasa panjang akibat jalanan yang jauh lebih menanjak.
3. Saat musim dingin, di sini pasti akan terasa dingin. Untuk mengurangi rasa dingin, belilah cemilan atau minuman hangat.
4. Pemandangan malam di sini sangat bagus. Idealnya mengunjungi saat sore menjelang malam. Namun pasti dingin. Jadi perlengkapi diri dengan baju yang hangat.

Note: Untuk cerita lebih lengkap mengenai liburan kami di Seoul, beserta tips dan informasi lainnya, silakan klik link berikut ini.


Semakin dingin, semakin jijay gaya anak-anak ini:)
Sekilas Informasi
Namsan Oreumi
Jam operasional: 09.00 - 23.00 (perawatan setiap Senin dari pukul 09.00 - 14.00)
Harga: Free alias gratis.
Cara menuju: dari exit 4 stasiun Myeongdong, jalan ke arah perempatan Shinsegae Myeongdong, lalu belok ke kiri. Setelah itu berjalan kurang lebih 300 meter ke arah Namsan Tunnel (mengikuti peta diatas).
Peta menuju Namsan Oreumi dari stasiun Myeongdong.
Namsan Cable Car
Jam operasi: 10.00 - 23.00
Harga tiket:
Dewasa: 6.000 won (one way), 8.500 won (round trip)
Anak-anak (3 - 12 tahun): 3.500 won (one way), 5.500 won (round trip)
Senior (65 tahun ke atas): 3.500 won (one way), 5.500 won (round trip)

N Seoul Tower
website: http://www.nseoultower.co.kr/eng/
cara menuju: dapat dilihat di link berikut.