Thursday, May 22, 2025

World of Frozen di Hong Kong Disneyland

 

World of Frozen

Mengunjungi Hong Kong tidaklah lengkap jika tidak mampir ke Disneyland. Walau Hong Kong Disneyland (HKDL) tidak sebesar Disneyland lainnya, HKDL sangat terkenal dengan kembang apinya. Oleh sebab itu, di hari ketiga kami, kami pun temu kangen sama Mickey dan Minnie =D

Berfoto di dalam MTR adalah suatu keharusan =D

Kali ini kami hanya pergi berlima saja. Oma dan opa memilih manis-manis berkeliling sekitar tempat kami menginap. Kata mereka kemarin sudah lelah berkeliling HK Space Museum dan Victoria Harbour. Kami pun tenang saja karena oma memang bisa berbicara bahasa kanton. 

Bertiga :)

Berbeda dari kunjungan kami sebelumnya, HKDL mempunyai jam operasional yang tidak selalu sama. Bahkan saat kami datang, mereka buka pukul 11 siang. Tak terbayangkan ramainya dan nanggung, karena mendekati jam makan siang. 

Welcome Spring

Berhubung kami mendapatkan free ticket dari teman kami, maka kami pun membeli early entry pass. Untuk penggunaan Early Entry Pass, pintu masuk yang digunakan bukanlah pintu masuk yang biasa. Jadi kami harus bertanya kepada Disney Crew untuk diarahkan ke pintu masuknya. 

Antrian Early Entry Pass.

Tujuan pertama kami adalah World of Frozen. Area baru yang ada sejak November 2023 ini memang menjadi incaran Trio Lynns. Memasuki area ini, kami seakan dibawa ke negeri Arendelle. Apalagi ditambah kesejukan musim semi, rasanya benar-benar berbeda. 


Wahana apa saja yang kami mainkan di sini? yang pertama adalah Frozen Ever After. Bentuknya seperti It’s a Small World, tetapi isinya adalah scene-scene iconic di film Frozen dengan animatronic yang ciamik banget. Yang membedakan dengan It’s a Small World adalah di Ever After kami dikagetkan dengan perahu yang tiba-tiba mundur ke belakang dan sesudah itu turun kebawah tiba-tiba seperti roller coaster

Olaf yang sangat riil.
Arendelle dengan kembang api.

Selesai dari Ever After, kami langsung berlari ke Wandering Oaken’s Sliding Sleighs. Wahana ini berada di area Arendelle Forest. Puji Tuhan karena masih pagi, antriannya cepat sekali. Roller coaster dengan tema Frozen pertama di dunia yang dibangun oleh Oaken ini menjadi favorit si kecil. Bahkan rasanya menjadi wahana favorit si kecil.

Serasa berada di negara lain.

Di sini juga ada Playhouse in the Woods. Di dalam rumah bermain masa kecil Anna dan Elsa ini ada beberapa permainan interaktif. Tetapi kami memilih tidak masuk ke sini. 

The Lynns
Mama Papa tidak mau ketinggalan. Habis cantik sih view-nya =D

Tujuan kami berikutnya adalah mencari tempat makan. Kami memilih untuk early lunch supaya tidak usah terlalu antri saat makan. Seperti kunjungan kami yang sebelumnya, kami memilih membeli paket meal selama kami di HKDL. Kalau dulu kami membeli 2 paket untuk berempat, kali ini karena kakak dan adik sudah lebih besar, jadi kami membeli 3 paket meal. 

Menu kami
Prawn noodle

Satu hal yang kami rasakan berbeda dibanding kunjungan kami sebelumnya, parade yang biasanya di sore hari sekarang diadakan dua kali, yaitu siang jam 12.00 dan jam 17.30. Bentuk paradenya juga tidak seperti yang kami bayangkan. Parade tidaklah seramai dulu. Tentunya kami merasa sedikit kecewa, karena waktu Duo Lynns kecil, parade ini merupakan salah satu yang mereka tunggu. Tetapi untuk si kecil, ini tetap seru.

HKDL di siang hari

Selesai makan, kami bermain di Tomorrowland. sayangnya Autopia, mainan mobil elektrik, sudah tutup. Jadi kami memilih menaiki Orbitron. Orbitron ini sebetulnya seperti Dumbo versi outer space. Si kecil senang karena dia serasa naik piring terbang dan bisa naik turun sesukanya.

Papa's Squad...

Mumpung masih di area Tomorrow Land, kami pun berpikir untuk mencoba Iron Man Experience. Saat Duo Lynns main ke sini dulu, wahana ini sedang dalam proses pembuatan. Jadi kami rasa, kali ini boleh juga untuk main di sini. Tetapi karena si kecil tidak mau, jadi hanya papa, kakak dan adik yang main ke dalam.

Iron Man 

Kami  pun melanjutkan permainan kami. tujuan kami adalah Toy Storyland. Tetapi saat melewati taman, kami melihat antrian foto dengan Winnie the Pooh dan Pluto. Kami pun memilih mengantri di Winnie karena anak-anak memilih berfoto dengan Winnie dulu. Tetapi di tengah-tengah antrian, tiba-tiba Winnie harus beristirahat. 

Berhubung sudah nanggung, orang pertama yang akan berfoto dengan Winnie adalah kami, maka kami pun setia menanti. Dan saat datang, ternyata sekarang gilirannya Piglet, kesukaan si kecil. Buah kesabaran yang manis bukan.

Antri untuk tanda tangan dengan Piglet.
Wajah bahagia si kecil karena bisa foto dengan Piglet.

Hei Pluto.

Di samping taman ini adalah Disneyland Railroad. Berhubung tidak ada antrian, maka kami pun memutuskan naik kereta ini ke Main Street. 

Mengganti tujuan jadi naik kereta dulu karena tempat foto ada di samping kereta.
Sekalian deh foto dengan Duffy

Di Mainstreet USA terdapat customer centre. Nah, untuk yang sedang berulang tahun, bisa minta sticker ulang tahun di sini. Kami pun mendapatkan walau tidak ada yang ulang tahun saat datang =D

Bergaya dulu ah
Duffy House yang tutup untuk public hari ini.
Ekspresi adik.

Ekspresi kakak

Setelah mampir untuk foto sana-sini, kami pun meneruskan perjalanan menuju Toy Storyland. Untuk menuju Toy Storyland, kami melewati Mystic Manor. Karena Duo Lynns sudah besar, mereka pun penasaran. Kali ini gantian mamanya menemani mereka main ke Mystic Manor.

Adik masih memelas seperti saat ia masih 4 tahun.
Terlalu cute. wkwkwk

Mystic Manor merupakan salah satu kisah haunted mansion Disneyland. Kisah ini dimulai sejak kami memasuki rumah Lord Henry dan berkenalan dengan Albert, monyet peliharaan Lord Henry yang sangat iseng. 

Welcome to Mystic Manor

Tidak seperti haunted mansion yang lain, Mystic Manor termasuk ringan dan banyak melibatkan fantasi. Selain itu, ada beberapa kebudayaan Chinese yang masuk. Walau demikian, Medusa di dalam mansion ini berhasil membuat anak-anak terkaget-kaget. 

Keluar dari sini, kami langsung menuju Slinky Dog. Antrian Slinky Dog pun tidak panjang, hanya saja kali ini kami mendapatkan 'tulang' yang harus dikembalikan saat bertemu crew. Kali ini, kami main sampai dua kali :)

Barking pass
RC Racer

Di Toy Storyland juga ada tempat untuk berfoto dengan Lotso. Sayangnya kami tidak tahu kalau harus reservasi dulu. Jadi kami melewatkan kegiatan berfoto ini dan lanjut menuju Castle di tengah. 

Foto dulu dengan Dumbo.
Hi Mr. Walt Disney

Entah apa yang mereka tunjuk.

Tujuan kami adalah mengunjungi istana Cinderella ini. Tetapi sama seperti tadi, ternyata harus reservasi dulu. Akhirnya kakak dan adik beserta papa memutuskan main Space Mountain. Karena si kecil belum bisa, maka si kecil pun duduk manis sambil makan popcorn. 

Space Mountain
Another pose with Mr. W. Disney

Mendekati pukul 16.30, banyak orang yang sudah duduk manis mempersiapkan diri untuk parade sore. Saya dan si kecil mengambil posisi sambil menunggu yang sedang bermain Space Mountain. Ternyata paradenya sama seperti yang siang. Tetapi antusiasme pengunjung luar biasa. Sudah siap-siap 1 jam sebelumnya. 

Kami kembali ke Fantasyland untuk menaiki Carousel. Mainan legendaris yang rasanya belum ke themepark kalau belum naik ini. Bersyukurnya tidak ada antrian di mainan ini.

Mainan favorit si kecil.
Kami berempat.
Dan kakak di depan kami.

Tea Pot kesukaan anak-anak.

Kami memutuskan untuk melakukan early dinner, supaya bisa main Dumbo setelah makan dan mengantri lebih awal untuk Momentous. Pilihan kami adalah Starliner Diner. Harapannya makan fastfood akan membuat anak-anak lebih cepat makan. Selain itu kami juga sudah kangen untuk makan puding mangga HKDL. Sayangnya mereka sudah tidak mempunyai menu ini lagi.

Foto dulu sebelum makan.
Flying Dumbo

Selesai naik gajah imut ini, kami segera bergegas menuju ke depan untuk bersiap-siap melihat Momentous. Satu hal yang tidak kami duga adalah ternyata orang-orang sudah mengantri lebih dari satu jam sebelumnya. Perjalanan kami ke depan lumayan susah karena penuh orang. Luar biasa sekali show ini.

So pretty....

Saat kami melihat Momentous, kami berempat (karena si kecil tidak memberi pendapat) sepakat bahwa show ini bagus sekali. Perpaduan lagu, cahaya, dan kembang api membuat show ini terlihat wah. Rasanya memang bayar mahal ke HKDL memang layak dengan show yang kami lihat. 

I love Stella Lou
Me, Duffy, and Shellie May

Selesai show, kami pun mencari toilet dan bergantian ke toilet sebelum pulang. Walau masih belum rela, tetapi kami tetap harus pulang kan =D

Kakak dan Lina Bell

See you again HKDL...

Bye-bye Disneyland

Next: Menjelajah Ocean Park

Note: Untuk kisah lengkap mengenai tamasya kami di Hong Kong dan Macau, silakan klik link ini ya.


Friday, April 4, 2025

Menjelajah Antariksa di Hong Kong Space Museum


Masih berhubungan dengan The Avenueof Stars, di area ini ada beberapa musium yang dapat dikunjungi. Ke arah timur sedikit, akan Hong Kong Science Museum dan Hong Kong Museum of History. Di jalan Salisbury ini juga ada Hong Kong Museum of Art dan Space Museum. Semuanya tentu saja menarik untuk dikunjungi.

Awalnya kami ingin mengunjungi semua musium-musium ini di hari Rabu. Setiap Rabu, semua musium ini gratis tiket masuk. Lumayan kan. Tetapi melihat lokasinya dan kemampuan berjalan oma dan opa, akhirnya kami memutuskan untuk berkunjung ke Space Museum. Lokasinya lebih mudah untuk didatangi oleh oma dan opa. Apalagi mengingat di tahun 2004 lalu saya cukup terkagum-kagum saat diajak ke sini oleh almarhum kakak saya.

HK Space Museum merupakan musium tentang astronomi (bukan astrologi) dan juga ada planetarium. Bahkan planetarium yang ada di musium yang sudah ada sejak tahun 1980 ini merupakan planetarium dengan automatic control system yang pertama di dunia. Tidak heran musium ini menjadi salah satu musium yang banyak dikunjungi, bukan hanya oleh orang lokal, tetapi juga turis.

Milkyway
Papan penjelasan yang mudah dipahami.

Di museum ini ada dua exhibition hall. Yang pertama adalah Hall of Cosmos di lantai dasar. Segala hal yang berhubungan dengan alam semesta dipaparkan dengan menarik dan interaktif. Dari simulasi aurora, teori Big Bang yang dipaparkan dalam teater terbuka, hingga gravity surfing untuk memahami lengkungan ruang oleh gravitasi pun ada. 

Big Bang Theatre
Mengirim surat ke luar angkasa.
Simulasi sederhana tentang black hole.

Gravity Surfing

Di sini juga terdapat teleskop James Webb. Para astronom dari seluruh dunia menunggu lebih dari 20 tahun sebelum mereka menyaksikan peluncuran Teleskop Luar Angkasa James Webb yang sukses pada 25 Desember 2021. Setelah sekitar 200 hari penyebaran dan penjualan, teleskop infrared terbesar yang pernah dibuat ini meluncur ke titik Lagrangian kedua yang berjarak 1,5 juta kilometer dari Bumi dan segera mulai beroperasi. 

James Webb Space Telescope

Cermin utamanya, yang terdiri dari 18 segmen cermin berlapis emas heksagonal, lebarnya sekitar 6,5 meter. Dengan jangkauan infrared yang luas dan sensitivitas yang sangat tinggi, teleskop ini mungkin dapat mendeteksi cahaya bintang pertama di alam semesta, melacak evolusi galaksi selama ribuan tahun, mengintip pembentukan bintang di awan antarbintang yang padat, serta mencari jejak kehidupan di luar bumi.

Hall yang kedua adalah Hall Space of Exploration. Hall ini berada di lantai pertama. Di hall ini terdapat perkembangan eksplorasi ruang angkasa dan teknologi ruang angkasa. Ada ruang angkasa virtual terbalik yang membuat kita dapat merasakan efek tanpa gravitasi. 

Menemani si astronot ceritanya.
Berbagai jenis rocket.
Tangan Thanos?

Di lantai satu ini juga terdapat Space Theatre. Di Space Theatre ini terdapat kubah proyeksi berbentuk setengah bola dengan diameter 23 meter. Ada beberapa film OMNIMAX yang dapat dilihat di Space Theatre ini. Sayangnya jamnya tidak cocok, sehingga kami tidak jadi menonton. 

Saat berkeliling di dalam sini, nampaknya sudah banyak perubahan dibanding di tahun 2004. Saya jadi teringat di tahun 2004 memang ada ruangan khusus untuk merasakan efek tanpa gravitasi. Tetapi sekarang, fitur-fitur yang ada lebih banyak dalam bentuk digital dan interaktif. Less contact with people. Pandemi betul-betul merubah banyak hal. 



Next: World of Frozen di Hong Kong Disneyland

Note: Untuk kisah lengkap mengenai tamasya kami di Hong Kong dan Macau, silakan klik link ini ya. 

Sekilas Info

HK Space Museum

Website: https://hk.space.museum/en/web/spm/home.html

Alamat: Hong Kong Space Museum, 10 Salisbury Rd, Tsim Sha Tsui, Hong Kong

Jam Operasional: 13.00 – 21.00 (Senin – Jumat), 10.00 – 21.00 (Sabtu – Minggu), Selasa tutup.

Tiket masuk: 10 HKD (umum), 5 HKD (concession), free untuk anak 4 tahun ke bawah dan free di Hari Rabu.


Warisan Sinema Hong Kong di The Avenue of Stars

Kalau kemarin kami hanya santai-santai makan siang di One Dimsum dan menikmati Nan Lian Garden, untuk hari kedua kami di Hong Kong ini kami akan main di sekitar Victoria Harbour. Alasan utama adalah melihat opa yang gampang lelah saat berjalan, kami memilih satu area satu hari. Jadi opa dan oma tidak begitu lelah.

Biasanya kami memilih untuk naik MTR ke berbagai tempat. Tetapi kali ini kami memilih menggunakan bis. Tujuannya adalah meminimalkan naik turun tangga di stasiun MTR. Untungnya system transportasi di Hong Kong ini sangat baik. Jadi banyak sekali tempat pemberhentian bis yang memudahkan kami.

Foto dalam formasi lengkap.

Awalnya kami ingin berkeliling The Avenue of Stars dulu. Tetapi karena titik poin kami tiba adalah dekat Clock Tower, maka kami memutuskan untuk menikmati pemandangan harbour di dekat Clock Tower. Di kunjungan kami dahulu, kami tidak sempat melihat-lihat tempat ini karena sedang direnovasi.

Trio Lynns di Clock Tower
Opa dan Oma

Untuk menghindari keramaian di tempat makan, maka kami berjalan menuju Star House. Star House sendiri merupakan gedung komersial yang berada di Jalan Salisbury. Nama Star sendiri berhubungan dengan ferry yang bernama Star Ferry. Biasanya untuk menyeberang ke Hong Kong Island, kita dapat menggunakan Star Ferry ini. 

Cruise yang lagi berlabuh.
74th anniversary of the Founding of the People's Republic of China.

Di basement Star House ini terdapat Café de Coral. Fast food lokal yang selalu membuat kami kenyang dan dengan harga bersahabat ini selalu menjadi opsi kami saat berada di Hong Kong. Ya, seperti namanya, Tai Ka Lok alias everybody is happy

Cafe de Coral

Berbeda dari kunjungan kami di tahun-tahun yang dulu, sekarang pemesanan menu melalui screen. Jadi seperti di McDonald’s. Setelah memesan, kami mencari tempat duduk. Untungnya kami melakukan early lunch. Jadinya masih sepi. Dan setelah kami duduk, langsung deh banyak orang yang datang untuk makan.  

Pose dulu sebelum makan.

Karena hari ini adalah hari Rabu, maka dalam jadwal kami pasti ada mengunjungi musium. Di Hong Kong, semua musium free di hari Rabu. Musium yang terdekat adalah Hong Kong Space Museum. Untuk cerita tentang musium ini, di artikel setelah ini ya.  

HK Museum of Art dengan arsitektur yang artisty.
Posenya juga agak nyeni.

Tidak mau kalah gaya dengan Duo Lynns

Kami pun kembali berjalan menuju The Avenue of Stars. Di tahun 2016 lalu, kami sempat mengunjungi Garden of Stars. Garden of Stars merupakan relokasi sementara dari cap tangan seniman-seniman terkenal Hong Kong. Karena sekarang Victoria Harbour sudah dibuka kembali, maka kami pun ingin mengajak anak-anak sekaligus kami bernostalgia :)

Panorama mode on.


The Avenue of Stars, yang terbentang sepanjang 440 meter di sepanjang Victoria Harbour di Tsim Sha Tsui, adalah kawasan pejalan kaki terkenal yang merayakan warisan sinema Hong Kong. Kawasan yang dibuka pada tahun 2004 ini menjadi salah satu kawasan yang didukung oleh Dewan Pariwisata Hong Kong dan Asosiasi Penghargaan Film Hong Kong. 

Bruce Lee, The Legend
Aaron Kwok yang sekarang colabs dengan Baby Shark juga ada handprint-nya di sini.

Saat kami berkeliling, ternyata hasil renovasi dari Victoria Harbour ini membuat susunan yang dulu kami lihat menjadi berbeda. The Avenue of Stars terlihat lebih hijau dan banyak tempat duduk. Tentunya ini memudahkan opa saat lelah berjalan. Setelah renovasi ini, suasana The Avenue of Stars terlihat lebih modern dan futuristik, apalagi dengan adanya panel surya. 

Bangku untuk ramai-ramai duduk juga ada.

Karena sudah tidak di lantai, lebih mudah untuk dipegang.

Kawasan yang terkenal dengan lebih dari 100 cetakan tangan dan plakat seniman ini juga menampilkan patung-patung mereka dan patung babi McDull, yang melambangkan animasi Hong Kong. Kami mencoba mencari patung Bruce Lee dan Anita Mui. Tetapi sepanjang mata memandang, tidak terlihat patung tersebut. Akhirnya kami pun menemukan patung tersebut mendekati ujung Harbour.

Pose nyender ala kakak.
Pose elastis ala adik.
Pose manja ala si kecil.

Salah satu pertunjukan yang dinanti-nantikan di sini adalah Symphony of The Light. Biasanya jam delapan malam akan ada laser show. Tetapi karena jam delapan malam masih jauh, maka kami pun memutuskan untuk kembali ke Mongkok dan hunting street food

Bruce Lee style
Anita Mui

Next: Hong Kong Space Museum

Note: Untuk kisah lengkap mengenai tamasya kami di Hong Kong dan Macau, silakan klik link ini ya.

Sekilas Info

Café de Coral Star House

Alamat: Hong Kong, Tsim Sha Tsui, Salisbury Rd, 3B7,B21,B22B27 Star House

Jam Operasional: 06.30 – 22.00

 

The Avenue of Stars

Address: Tsim Sha Tsui Waterfront, from Hong Kong Cultural Centre to New World Centre