Showing posts with label tamasya dengan anak. Show all posts
Showing posts with label tamasya dengan anak. Show all posts

Monday, March 6, 2017

Di Saat Kidzania ramai....


Kidzania, kotanya anak-anak, merupakan salah satu tempat favorit Duo Lynns. Setelah kunjungan ke Kidzania waktu yang lalu, kakak dan adik sering  berpura-pura sedang di dalam Kidzania. Kakak jadi petugas lab Yakult, sambil minum Yakult yang ada di kulkas, sedang adik jadi mbak yang ada di kebun teh. Mereka mengulang semua kata-kata yang mereka dengar dan menyampaikannya dengan gaya mereka. Setiap bermain, mereka akan bertanya kapan mereka main ke Kidzania lagi. Apalagi setelah mereka tahu bahwa kami mendapatkan satu voucher Kidzania saat GATF 2016 kemarin.

Pucuk dicinta ulam tiba. Setelah mereka bernyanyi di salah satu seri lagu tentang karakter, mereka diajak bermain ke Kidzania oleh oma J bersama Duo A, teman mereka. Berhubung sudah memasuki waktu liburan, maka papa melihat hari apa yang masih ada slot untuk orang dewasa. Ternyata penuh loh kalau masa liburan. Yang kosong hanya hari terakhir sebelum Kidzania memasuki peak season. Kami, para orang tua, berpikir daripada peak season, sudah harga liburan tetapi satu sesi hanya 5 jam, lebih baik kami bermain di hari terakhir sebelum peak season walau sesinya juga hanya 5 jam. Kalau sebelumnya papa membeli tiket online di website resmi Kidzania, kali ini saya mencoba mencari tiket Kidzania di Groupon dan Lakupon. Akhirnya kami membeli dari Lakupon, karena kuota untuk Groupon sudah habis. Karena saya sudah ada voucher Kidzania, maka kami hanya membeli 2 untuk Duo Lynns dan 3 untuk Duo A dan maminya, karena sang kepala keluarga sedang bekerja. Saat di detik-detik terakhir papa dari Duo A memutuskan untuk ikut.

Saat hari h, kami berangkat lebih awal dengan menggunakan Grab dan petualangan kami di Pacific Place dimulai. Kami datang lebih awal supaya tidak susah mengurus tiket dari lakupon dan voucher Kidzania dari  GATF. Saat kami datang, rombongan anak sekolah juga sudah banyak. Dari anak TK sampai anak SMP atau SMA. Bagaimana dengan acara bermain di dalam sana? Dibanding saat kami mengunjungi Kidzania waktu lalu, antrian kali ini sangat ramai dan penuh. Karena Duo A belum datang, maka anak-anak mulai bermain. Yang mereka incar adalah suster lagi. Antrian suster sih sedikit, yang banyak adalah antrian medical check up untuk membuat SIM. 
4 suster yang sedang memberi susu sambil menyanyikan lagu 
Setelah bermain peran menjadi suster, kami mencoba mencari tempat yang antriannya tidak banyak. Sembari menunggu Duo A yang belum datang, anak-anak mampir ke Indomart. Saat itu hanya tiga anak, termasuk Duo Lynns, yang masuk ke dalam. Kali ini kakak berkesempatan menjadi kasir. Senangnya kakak dan adik pun menjadi pembeli yang baik. 
Bermain kasir dan pembeli di supermarket.
Selesai bermain, Duo A sudah sampai di depan Kidzania. Kami pun menunggu mereka masuk, dan setelah itu 4 anak ini mencoba bermain bersama di kokpit pesawat. Sayangnya karena adik masih 4 tahun, maka adik tidak dapat ikut bermain. Maka adik pun memilih untuk bermain di Teh Pucuk. Tetapi antrian Teh Pucuk itu panjangnya minta ampun. Akhirnya adik memilih untuk bermain menjadi apoteker di Farmasi. Kalau waktu yang dulu di bagian farmasi adalah mencampurkan asam dan basa, kali ini anak-anak diminta untuk menggerus obat hingga halus, kemudian memasukkan ke dalam botol dan memberi air ke dalamnya.
Adik sedang meracik obat.
Bagaimana dengan yang bermain di kokpit pesawat? Kalau biasanya orang tua hanya melihat dari kaca, tetapi untuk permainan pesawat ini orang tua diminta melihat dari screen di lantai bawah. Masalahnya adalah gambarnya begitu gelap, sehingga tidak jelas apa yang mau dilihat.  Selesai bermain, keempat anak ini mencoba mengantri bersama-sama di Teh Pucuk. Antrian ini tidak begitu jelas, karena yang mengantri adalah orang tua atau nenek-kakeknya. Saya pun memeriksa apakah ada mainan di bawah yang agak lengang. Untungnya blibli.com kosong. Maka anak-anak pun berlari ke bawah untuk bermain di blibli.com.

Masih sama seperti sebelumnya, anak-anak bertugas untuk mengirimkan paket. Mereka dibekali dengan ipad yang berisi data customer dan lokasinya. Yang kami bingung adalah keempat anak ini dilepas sendiri. Mbak yang bertugas tidak ada yang mendampingi. Kalau yang sebelumnya, ada satu petugas yang mendampingi Duo Lynns dan K untuk berkeliling. Tetap anak-anak yang mengantar barang, tetapi petugasnya yang mengawasi karena akan menggunakan lift dan sebagainya. Yang kali ini mbaknya asyik ngobrol. Akhirnya kami, mama-mama, memutuskan untuk mendampingi. Dan untungnya kami mendampingi, karena anak-anak ini akan menggunakan lift.

Selesai bermain di blibli.com, mendekati jam makan siang, anak-anak bermain membuat pizza. Membuat pizza dan burger tidak seramai tempat yang lain, bahkan nyaris sepi. Mungkin karena harus membayar untuk membuat makanan ini. Kalau di kunjungan sebelumnya dua anak boleh membuat pizza ukuran medium, kali ini 2 anak diharuskan membuat pizza ukuran besar. Sekalian untuk makan siang kami, pikir saya (dan oleh-oleh untuk papa kata adik). 
Membuat pizza.
Untuk menghemat waktu, anak-anak makan sambil mengantri untuk bermain. Setelah membandingkan, waktu antrian yang sedikit hanyalah dibagian stasiun TV. Awalnya kami mau bermain ke tempat pembuatan mie, tetapi sayangnya antrian panjang (sekitar 40-50 menit) dan mesin packaging mie-nya rusak. Akhirnya kami kembali ke stasiun TV. Kakak dan Big A, yang usianya lebih besar dari kakak, menjadi reporter. Sedang adik dan Little A, yang usianya belum genap 6 tahun, bermain di ruang audio.
Reporter cilik
Selesai bermain, kami memutuskan untuk ke bawah mencari permainan yang antriannya tidak panjang sekali. Sudah pasti pemadam dan racing car dilupakan, karena antriannya dari awal sudah tidak masuk akal. Akhirnya kami berpencar karena Big A mau main menjadi petugas Yakult. Kakak pun mau main lagi, dengan tujuan supaya bisa mendapatkan pin I'm scientist yang dapat diberikan ke adik karena adik belum punya. Saya membawa adik dan Little A berkeliling untuk mencari mainan yang dapat dimainkan oleh mereka. Akhirnya mereka memilih menjadi petugas pembersih jendela, karena antriannya masuk akal dan sesuai umur mereka. 

Di permainan ini, anak-anak akan mengenakan helm dan naik ke atas gondola. Setelah itu gondola akan naik ke atas dan mereka tinggal menyemprot air ke jendela dan membersihkan jendela. Permainan ini menarik bagi saya, karena pada kenyataannya tidak mungkin kita mencoba gondola pembersih jendela. Hmm..... Saya juga mau coba naik ke atas gondola itu, sayang tidak boleh.
Pembersih jendela yang helmnya kebesaran
Selesai bermain, papinya Duo A berkata bahwa di tempat penambangan agak kosong. Tetapi ternyata tinggal 2 tempat tersisa. Adik tidak dapat mengikuti karena masih 4 tahun. Kakak memutuskan tidak mau juga karena tidak mau bertemu cacing (mainan ini disponsori oleh Combantrin). Akhirnya Duo A bermain di situ.

Duo Lynns memilih bermain membuat baju di Vita's Cloth. Waktu sebelumnya berkunjung ke sini, Vita's Cloth tutup. Jadi kali ini mereka dengan semangat mencoba bermain di sini. Di Vita's Cloth, anak-anak akan membuat dan menghias baju. Tentunya tidak menggunakan jarum dan benang, hanya double tape. Berhubung Duo Lynns cepat membuatnya, maka kami masih ada sisa waktu untuk bermain satu permainan lagi. 
Sebagian spot yang ramai, mama anak-anak sedang antri
Pilihan yang tersisa adalah Tango. Duo Lynns dengan semangat masuk ke tempat bermain Tango bersama dua anak lagi yang sudah cukup besar. Aktivitas di sini masih sama, membuat 2 kemasan wafer Tango sendiri dan boleh dibawa pulang. Mereka sudah berniat untuk membagi dengan papanya dan omnya, adik saya. Alasannya, karena papa tidak ikut dan omnya belum pernah ke Kidzania.
Tango factory
Kami ke bawah untuk menjumpai Duo A dan orang tuanya. Melihat waktu yang tersisa hanya sedikit dan tidak ada lagi mainan yang dapat dimainkan di sisa waktu yang ada, maka kami memutuskan untuk keluar. Ternyata untuk keluar pun kami harus antri. Antrinya pun sekitar 1 jam. Wow.... Perjuangan sekali untuk keluar. Kami sempat berbincang dengan 1 keluarga lainnya yang ternyata juga membeli tiket untuk sesi kedua. Mereka tetap harus keluar dahulu, kemudian nanti antri untuk masuk lagi. Petugas Kidzania juga berkata hari ini memang ramai sekali, bukan hanya oleh rombongan sekolah tetapi juga oleh anak-anak SMP dan SMA. Akhirnya kami berhasil keluar dari Kidzania dan saat melihat antrian yang akan masuk lagi, kami tidak terbayang jika harus mengantri lagi untuk masuk. 

Di pintu keluar, papa sudah datang dan Duo Lynns dengan semangat bercerita pada papa kalau mereka bermain ini dan itu. Total ada 9 permainan yang dapat mereka mainkan. Lumayan banyak sih, melihat keadaan yang super duper ramai. Oma J menghubungi kami dan berkata masih dalam perjalanan ke Pacific Place. Rencananya kami akan makan bersama dengan oma J. Sambil menunggu oma J yang sedang dalam perjalanan ke sini, kami berkeliling sebentar. Karena tadi di dalam sudah makan pizza, maka Papa Duo A memutuskan untuk makan mie di Ikkudo Ichi. Saat oma J datang, anak-anak senang sekali. Mereka berterima kasih dan semangat bercerita. Senangnya melihat anak-anak ini bercerita dengan semangat :)
Keseruan mereka menjadi awak kapal di PP
Beberapa hal yang harus diperhatikan jika bermain saat Kidzania ramai:
1. Pilihlah permainan yang tidak antri terlebih dahulu. Saat anak sedang bermain, mamanya yang pro aktif berkeliling untuk mencari tempat-tempat yang antriannya sedikit. 
2. Jika memang ada permainan yang memang diincar oleh anak-anak, seperti pemadam, dokter gigi, bermain mobil, maka harus siap mengantri.
3. Saat peak season, sebagian petugas di sana agak judes tidak ramah. Bahkan ada yang terkesan cuek dan memberikan informasi yang berbeda dengan keterangan di dinding. Daripada kita emosi, lebih baik harap maklum saja karena mereka harus bertemu banyak orang dan anak yang terkadang memang membuat sakit kepala. 
4. Pastikan anak sudah bersama dengan papa, mama, sus, mbak, oma atau opa. Keadaan yang super penuh dapat membuat anak terhilang. Kalau mau aman, selalu pegang tangan anak. Little A sempat terhilang karena berhenti dan asyik menonton permainan yang lain. Dan ada baiknya anak diberi tahu jika mendadak tersesat, mereka berdiri di tempat yang ramai dan jangan berkeliling juga. Biar lebih mudah untuk mencari. Daripada kita bermain petak umpet di Kidzania =P
5. Jika melihat di website kuota untuk orang tua mendadak habis, kita dapat membeli on the spot. Biasanya pihak Kidzania menyimpan beberapa kuota yang dijual di tempat. Tetapi lebih baik dipersiapkan sebelumnya. 
6. Saat ramai, antri untuk keluar juga menghabiskan waktu. Jadi jika tidak ada lagi yang mau dimainkan atau mau buru-buru pulang, disarankan keluar lebih awal.

Kidzania
website: kidzania.co.id
Tempat: Mall Pacific Place lantai 6 - 601 Sudirman Central Business District
No telepon: 021 - 5154888

Jam buka:
Senin - Kamis:  Sesi 1: 09.00 - 16.00 (7 Jam), 
Jumat - Minggu dan Hari libur: Sesi 1: 09.00 - 14.00 (5 Jam) dan Sesi 2: 15.00 - 20.00

HTM untuk Senin - Jumat:
Batita (2 - 3 tahun) : Rp 50.000,00
Anak-anak (4 - 16 tahun) : Rp 150.000,00
Dewasa (17 - 64 tahun) : Rp 100.000,00
Senior (>65 tahun) : free

HTM untuk Sabtu, Minggu, Hari Libur:
Batita (2 - 3 tahun) : Rp 100.000,00
Anak-anak (4 - 16 tahun) : Rp 250.000,00
Dewasa (17 - 64 tahun) : Rp 200.000,00
Senior (>65 tahun) : free

Update HTM berdasarkan website resmi per Juli 2018

Wednesday, December 28, 2016

Berpetualang ke Dalam Tubuh di Bagong Adventure Museum Tubuh




Ini adalah hari ketiga kami di Batu. Rencana kami untuk menikmati suasana malam di BNS batal karena hujan yang turun begitu semangat. Dan melihat udara yang sejuk dan enak untuk tidur, akhirnya kami menidurkan anak-anak. Dan yang lucunya, begitu anak-anak tertidur pulas, sekitar jam 20.00, hujan pun berhenti. Tetapi kami tetap memilih untuk istirahat. Hasil dari pilihan ini adalah anak-anak bangun dengan segar di pagi hari untuk pergi ke Museum Tubuh. 

Museum tubuh berada di kawasan Jatim Park 1. Seperti perbedaan yang telah saya sebutkan sebelumnya, Jatim Park 1 yang lebih mengusung konsep akan science, budaya, dan sejarah menyediakan satu tempat untuk bagian Biologi ini. Museum Tubuh, atau disebut juga oleh orang sekitar Museum Bagong, merupakan museum yang didisain sedemikian rupa sehingga menyerupai tubuh kita. Disebut museum Bagong karena tema di kawasan Jatim Park 1 adalah tema Punakawan, yaitu Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Konon katanya diantara empat sekawan pewayangan Jawa ini, Bagong paling menonjol dengan kepintarannya dan yang paling cerdik plus lucu.
Peta wisata Batu
Setelah kami menyelesaikan urusan pembayaran guesthouse, bu Liz berkata bahwa mereka akan mengantar kami ke Jatim Park 1. Kami ke sana diantar oleh mas yang bekerja di guesthouse Cemara. Melalui jalan tikus, kami pun sampai di kawasan Jatim Park 1. Maturnuhun, mas... 
Kawasan Jatim Park 1 dengan tema pewayangan Jawa
Untuk menemukan lokasi museum tubuh di kawasan Jatim Park sangatlah mudah. Carilah muka Bagong yang begitu besar. Kami pun berjalan menuju Bagong. Sambil menunggu papa membeli tiket, masih dengan menggunakan boarding pass Citilink, kami sibuk berkeliling di dalam ruang tunggu.
Model pembuluh darah ginjal, paru-paru, jantung, dan paru-paru plus jantung. 
Cafe di bagian depan, Cafe gigi. Tempat duduknya berbentuk gigi =D
Setelah urusan tiket selesai, kami pun masuk ke dalam. Museum tubuh terdiri dari 6 lantai dan ada 13 zona bagian tubuh di dalamnya, yaitu zona mulut (lidah dan gigi), telinga, hidung, otak, mata, pembuluh darah, jantung, paru-paru, hati, lambung, usus, ginjal dan tulang sendi. Tidak ketinggalan ada juga zona aktivitas dan tempat pemeriksaan gratis. Tetapi tidak usah bingung menelusuri semuanya karena rute di sini sangat jelas. Kita hanya mengikuti arahan dari mas-mas dan mbak-mbak yang ramah sekali.
Rute di dalam museum tubuh
Kami masuk ke dalam mulut dan melihat berbagai macam bentuk gigi dewasa dan anak-anak dan gigi yang bolong. Berikutnya adalah lidah. Di bagian lidah dijelaskan lidah bagian mana yang dapat merasakan pahit, manis, asin dan asam. Ada permainan yang dapat membantu anak-anak menentukan bagian lidah yang mana yang dapat merasakan rasa-rasa tersebut. Setelah bagian lidah, kami pun masuk ke zona telinga. Di zona ini, ada beberapa tayangan tentang apakah boleh mengorek telinga dan mengapa telinga kita berdenging saat naik pesawat. Anak-anak dapat mendengarkan penjelasan dengan menggunakan headphone dan ada juga tulisan di sana. Berhubung anak-anak sudah mengetahui proses bagaimana kita dapat mendengar suara, mereka jadi semangat melihat bagian gendang telinga, koklea, dan teman-temannya.
Atas: zona gigi dan contoh bentuk gigi.
Bawah: zona lidah dan telinga.
Selesai dari zona telinga, kami diminta untuk naik lift menuju zona yang lain. Di lift pun terdapat berbagai informasi yang dapat dibaca. Saat kami keluar dari lift, kami disambut oleh hidung yang lengkap dengan bulu-bulunya =D Kreatif juga sih disainnya, kita seakan diajak masuk ke dalam hidung seseorang. Saat kami masuk, mbak yang bertugas langsung menjelaskan apa fungsi bulu hidung dan skema hidung.
Zona hidung, lengkap dengan bulu hidung dan bentuk hidung.
Setelah dari hidung, kami masuk ke zona otak. Sama seperti di Bandung Science Center, di sini diberikan test untuk menentukan kita dominan otak kiri atau otak kanan. Otak kiri berhubungan dengan hal yang berbau akademis, logika, dan sistematika. Sedangkan otak kanan berhubungan dengan seni, kemampuan verbal. Tidak ada orang yang salah satu bagian otaknya tidak berfungsi, yang ada hanyalah lebih dominan. Dan bukan berarti kalau bagian lain tidak dominan maka dia tidak dapat melakukan semuanya.
Zona otak dan perbedaan otak kiri dan otak kanan.
Setelah dari zona otak, kami berjalan menuju zona mata. Di zona ini anak-anak diajak masuk ke dalam mata dan melihat titik buta di dalam mata. Selain itu ada permainan untuk mengetes apakah kita buta warna atau tidak. Puji Tuhan, kami semua normal.
Zona mata, ada tes buta warna juga loh
Selanjutnya kami masuk ke dalam zona aktivitas. Di zona ini ada beberapa spot yang menjelaskan mengenai kenapa orang bisa mimisan, kenapa orang bisa pilek, kenapa orang bersendawa, apakah dialisis itu, dan ada juga tentang golongan darah. Oya, di zona ini anak-anak juga dapat bermain peran menjadi dokter gigi. Hanya saja jas dokternya sudah agak butek warnanya =D
Penjelasan tentang mimisan. Kalau mimisan, jangan dikasi es ya hidungnya,
Kiri atas: mesin x-ray, Kanan atas: pompa terus sampai Bagong bersendawa ya.
Kiri bawah: Skema transfusi darah. Kanan bawah: mesin dialisis. 
Tak lama kemudian mulai banyak anak-anak rombongan sekolah yang masuk ke dalam zona ini. Dan mereka pun ngerasani kami dengan bahasa jawa dan mengira kami turis asing. Saya ngerti loh dek bahasa Jawa =P

Kami pun berjalan kembali menyusuri lorong yang kecil. Ternyata lorong ini adalah pembuluh darah. Terdapat contoh-contoh trombosit, eritrosit, dan segala macam yang berhubungan dengan darah. Di ujung lorong ini adalah zona jantung dan zona paru-paru. Di zona ini ada tombol interaktif yang mensimulasikan bunyi detak jantung saat berjalan ataupun setelah berlari.
Atas: zona pembuluh darah.
Bawah: Jantung dan paru-paru.
Zona selanjutnya adalah zona hati yang lengkap dengan kantung empedu.Di sini juga ada contoh batu empedu yang dapat mengganggu kesehatan seseorang. Nampaknya zona ini mulai membosankan bagi Duo Lynns. Maka kami pun beranjak menuju zona lambung. Di sini diberi beberapa contoh bakteri yang suka membuat kita sakit perut dan demam. Mbak yang bertugas berkata jangan lupa mencuci tangan ya sebelum makan. Zona ini membuat Duo Lynns betah lama-lama. Mengapa? Karena ada permainan interaktif menembak bakteri yang jahat.
Zona hati dan lambung.
Kanan: Dinding lambung yang halus dan larangan makan junk food dan minum soda 
Kami pun berjalan lagi melalui lorong-lorong usus.Dinding usus ini begitu halus. Di sini ada contoh polip usus, kanker usus, dan berbagai luka di usus. Apa solusinya? perbanyak makan sayur dan kurangi minum soda.
Zona usus. Kanan atas: polip. Kanan bawah: kanker usus besar
Di ujung zona usus adalah zona ginjal. Zona ginjal adalah bagian terakhir dari rute zona bagian tubuh. Di luar zona ginjal terdapat ruang pemeriksaan gratis. Yang paling semangat pemeriksaan gratis tentu saja oma. Bagi yang berusia 35 ke atas dapat melakukan pemeriksaan kepadatan tulang. Sedang anak-anak dapat melakukan pengecekan golongan darah. Pengecekan darah untuk orang dewasa juga ada loh, untuk mengetes gula darah, asam urat, dan kolestrol. Kali ini Duo Lynns tidak mau ketinggalan untuk melakukan pemeriksaan darah, walaupun mereka sudah tahu golongan darahnya. Kami diminta untuk memeriksa golongan darah di lantai paling bawah.
Kiri: zona ginjal. Kanan: alat-alat akupuntur.
Serba-serbi sama urat, kolestrol, dan gula darah.
Petugas yang ada menganjurkan kami untuk pergi ke zona aktivitas di lantai ground baru kami memeriksa darah di lower ground. Kami pun mengikuti anjuran mereka. Di zona aktivitas ini anak-anak dapat melihat fetus atau janin saat masih di dalam rahim ibu. Bahkan anak-anak dapat berpura-pura menjadi obgyn yang memeriksa kandungan ibu hamil dengan alat USG. Tentunya alat ini bohongan. Tetapi Duo Lynns semangat untuk melihat adik bayi di dalam perut model yang ada.
Kiri atas: alat USG bohongan. Kiri bawah: posisi bayi kembar dalam rahim.
Kanan: proses pembentukan bayi kembar identik dan tak identik.
Setelah puas berpura-pura jadi obgyn, kami pun masuk ke dalam ruang tunggu untuk menonton film 3D tentang daya tahan tubuh. Petugas yang ada berkata bahwa sesudah ini dapat langsung masuk. Saat kami menunggu, tibalah rombongan sekolah. Bukannya suudzon, tetapi pengalaman berkali-kali pergi dan bertemu dengan rombongan sekolah ataupun rombongan ibu PKK membuat kami jadi was-was mereka tidak mau antri. Dan memang benar, mereka langsung menyerobot masuk. Gurunya pun tidak ada kulonuwun, langsung menyuruh anak-anak didik mereka langsung masuk. Kakak sampai berkata kok mereka tidak mau antri. Petugasnya pun tidak berani tegas dan meminta kami masuk setelah mereka. Hmm...kami pun protes dengan mengatakan kami sudah lebih dulu mengantri. Akhirnya kami pergi ke lantai paling bawah untuk memeriksa darah.

Antrian untuk periksa darah tidaklah panjang, kakak sudah semangat mau periksa. Dan hampir saja kejadian terulang kembali. Ibu-ibu guru yang mendampingi anak sekolah tadi mau nyerobot. Walah ibu, bukannya mendampingi murid malah sibuk berkumpul untuk periksa darah di sini. Papa pun menegur dengan halus dan ibu-ibu itu pun antri kembali. Sambil melihat kakak diperiksa, ibu-ibu tersebut terkagum-kagum melihat anak kecil tidak takut jarum. Hasil pemeriksaan darah untuk gula darah dan asam urat dapat langsung diketahui. Mereka menggunakan alat-alat yang dapat mengecek dengan cepat. Setelah mendapatkan hasil, kami pun kembali ke atas untuk menonton film 3D.

Film 3D ini menceritakan tentang anak yang terluka dan bagaimana kuman masuk saat si anak terluka. Kuman ini harus bertarung melawan antibodi si anak di dalam tubuh si anak. Lumayan seru dan mudah dimengerti oleh anak-anak. Durasinya sekitar 7 menit. Tentu saja film 3D ini menarik untuk anak-anak. Selesai menonton, kamipun kembali ke lower ground.

Selain tempat untuk pemeriksaan darah, di lower ground terdapat zona sendi dan tulang. Anak-anak dapat melihat bentuk tulang dan penjelasan dari masing-masing tulang. Dan serunya lagi, ada alat untuk mengetes seberapa kuatnya kita menarik beban.
Tulang dan sendi kita.
Duo Lynns the Strong Girls =))
Di sini juga terdapat ruang cadaver alias ruang mayat yang diawetkan. Katanya sih mereka betulan mayat yang diawetkan dengan tujuan untuk pendidikan. Saya iseng bertanya dapat dari mana mayatnya. Mas-masnya berkata dari China. Kemungkinan besar narapidana yang tidak diketahui keluarganya, yang dihukum mati, dan setelah itu diawetkan. Kami memilih untuk tidak masuk ke ruang ini, berhubung emak dari Tulung Agung sudah datang dan menjemput kami. Selain itu, kadar keberanian saya untuk hal-hal yang seperti ini sudah berkurang. Hehehe
Ruang Cadaver, kamera dilarang digunakan di sini.
Apakah kesimpulan kami setelah memasuki museum tubuh? Tubuh kita merupakan pabrik yang paling sibuk dan paling kompleks. Melihat proses setiap bagian, kami melihat betapa hebatnya Tuhan mengatur semuanya. Yang kita dapat lakukan adalah merawat tubuh kita supaya tetap sehat :)
Dokter Indonesia, dokter Soetomo dan dokter Tjipto.
The Bagong Adventure Museum Tubuh 
Alamat: Jl. Kartika no. 2 Batu, Jawa Timur 
Telp: 0341-597779
Jam operasional: 08.30 - 16.30
HTM (per 1 Desember 2016) : Rp 49.000,00 (Senin - Kamis) 
Rp 70.000,00 (Jumat - Minggu, Hari libur nasional)

Next: Si Buaya Darat di Predator Fun Park

Before: Mari Bertemu Barney dan Baby Bop di Museum Satwa

Wednesday, December 14, 2016

Mari Bertemu Barney dan Baby Bop di Museum Satwa

Setelah sebelumnya melihat hewan-hewan yang bergerak sana-sini di kebun binatang, sekarang giliran kami melihat hewan-hewan yang tidak dapat bergerak di Museum Satwa. Tetapi sebelum masuk ke sana, saya mampir dulu ke toko cinderamata mereka. Mau beli oleh-oleh? Bukan, tapi mau beli sandal karena sandal saya minta makan alias mangap. Masuk ke toko pun deg-degan, karena biasa harga barang di toko cinderamata kan ngegetok. Tetapi ternyata harga barang-barang yang berbau Batu Secret Zoo termasuk murah. Sendalnya pun hanya 15 ribu rupiah saja. Tenanglah hati awak. 

Ada apa sih di museum satwa? Di museum ini terdapat satwa-satwa yang diawetkan dan fosil-fosil purba yang didatangkan dari berbagai negara di seluruh benua. Katanya sih seluruh satwa awetan yang ada di sini diperoleh tidak dengan sengaja diburu, tetapi diawetkan dari satwa yang telah mati. Museum ini ternyata sudah ada sejak tahun 2009. Bentuk bangunannya seperti bentuk museum di Amerika yang bergaya Romawi kuno. 
Museum satwa dengan dua gajah besar dan gajah-gajah lucu.
Karena kami masih mengenakan gelang Jatim Park 2, maka kami langsung masuk ke dalam museum. Kami disambut dengan sangkar raksasa dengan tinggi 10 meter dan diameter 5 meter. Di dalamnya terdapat banyak bunga-bunga dan kambing yang bermain gitar. Kita dapat masuk dan berfoto di dalam sangkar. Yah hitung-hitung sekali-sekali merasakan hidup di dalam sangkar emas bunga.
Hidup dalam sangkar raksasa
Di sebelah kiri dan kanan sangkar tersebut terdapat beberapa spot yang juga dapat digunakan untuk foto 3D. Ada yang terbang di atas punggung, ada juga foto dengan tema sirkus. Adik dengan semangat mau foto. Selain foto-foto, terdapat juga beberapa burung yang sedang nangkring di atas pohon di taman buatan mereka. Semua burung ini sudah tidak hidup lagi alias burung yang sudah diawetkan.
Naik gajah dulu yaaa
Kami pun masuk ke bagian tengah ruangan. Oma langsung berkata kok penataan letaknya mirip dengan Natural History Museum di DC ya. Hm...memang mirip, tetapi di sana pencahayaannya lebih terang. Sedangkan di Museum Satwa pencahayaannya dibuat agak remang. Tiba-tiba adik berteriak ada Baby bop dan Barney. Maksudnya adalah kerangka dinosaurus. Memang di sana ada rangka T-Rex dan Triceratops. Kumpulan kerangka dinosaurus ini berdiri dinaungi langit-langit yang dilukis dengan gambar seperti langit yang mendung.
Hello Barney and Baby Bop
Di sekeliling Dinosaurus terdapat banyak akuarium satwa. Jadi kita bisa puas melihat satwa lengkap dengan habitatnya. Terkadang dalam 1 akuarium ada beberapa satwa yang tinggal di daerah yang sama. Katanya sih yang mengurus gambar-gambar ini adalah pelukis dari Afrika. Hmm....pantas saja hasilnya betul-betul melukiskan alam di Afrika seperti yang biasanya kami lihat melalui TV. Kami melihat setiap akuarium dan terkadang menceritakan kepada Duo Lynns penjelasan tentang binatang-binatang itu.
Hi Mr. Four Beaver
Perbandingan bayi keluarga kucing besar dengan hewan-hewan pengerat.
Saat kami berkeliling, kakak berkata ada Pumba. Pumba dalam Lion King adalah warthog. Warthog, phacochoerus africanus, merupakan sejenis babi liar, agak mirip babi hutan. Gigi taringnya dapat mencapai 23 cm, panjang tubuh sekitar 1,5 m dan beratnya sekitar 150 kg. Gigi taring ini digunakan untuk melindungi dirinya dari predator. Makanan warthog adalah tumbuhan, telur, buah, burung. mamalia kecil, hewan mati.Walau babi identik lama bergerak, tapi warhog sangat pintar berlari. Dan penciumannya sangat tajam. Warthog dapat berusia hingga 15 tahun. 
Pumba the Warthog
Reptil pun tidak ketinggalan mengisi museum ini. Kalau tadi king cobra di BSZ tidak terlihat mungil, king cobra di sini terlihat besar. Dan tidak ketinggalan juga reptil ciri khas Indonesia, komodo.
King Cobra
Komodo dengan lidahnya yang penuh bakteri.
Kami pun beranjak menuju insectarium, yaitu akuarium yang berisi berbagai spesies serangga, mulai dari kupu-kupu, kumbang, belalang, dan lain-lain. Melihat persebarannya, serangga-serangga ini berasal dari Indonesia, Peru, Papua Nugini, Kolombia, Malaysia, dan Madagascar. Bisa jadi serangga-serangga ini berjumlah ribuan, ada yang menyebutkan lebih dari 5.000. Untungnya mereka semua sudah tidak bernapas. Tidak dapat dibayangkan kalau mereka masih hidup.
Kupu-kupu yang cantik
Museum Satwa juga mempunyai koleksi fosil. Fosil-fosil ini merupakan fosil tiruan dari bahan fiberglass. Fosil-fosil ini hasil rekonstruksi para ahli satwa purbakala sehingga kita dapat mengetahui gambaran satwa yang hidup pada zaman berjuta-juta tahun yang lalu. Salah satunya adalah mammoth. Mammoth, yang bentuknya seperti gajah, termasuk dalam genus mammathus. Mammoth hidup sekitar 4,8 juta tahun yang lalu. Mammoth ini besar dan tingginya sekitar 5 meter. Mammoth mulai menghilang sekitar 10.000 SM dari Eropa dan Siberia Selatan. 
mammoth
Di samping kiri mammoth terdapat fish diorama atau diorama ikan dan kehidupan di bawah air, baik air tawar seperti sungai, danau, rawa maupun air laut dengan kedalaman berbeda-beda.
Kiri atas: white-spotted guitarfish. Kanan atas: Common guitarfish.
Kiri bawah: coconut crab. Kanan bawah: Jellyfish atau ubur-ubur.
Kuda laut dan kerang yang lucu-lucu
Bagi yang belum pernah ke kutub, di sini kita bisa pura-pura berfoto di kutub dengan latar belakang gunungan es dan beruang kutub. Yang kami suka petugas di sini ramah-ramah. Bahkan petugas yang menjaga diorama tentang kutub menawarkan kami untuk berfoto sekeluarga dan dia yang mengambilkan fotonya. Di daerah ini kita bisa bertemu beruang kutub, dan juga harimau Siberian. Mukanya harimau siberian memang terlihat lebih bengis daripada harimau yang kami lihat di dalam Batu Secret Zoo.
Diorama kutub. Jangan disentuh ya si beruang kutub.
Bagian apa sih yang paling menarik bagi kami? Selain melihat hewan-hewan dalam bentuk yang sebenarnya, di sini banyak juga info-info yang menambah pengetahuan kami. 
Beruang kutub saat bayi hanya sebesar hot dog.
Selain itu, museum ini dilengkapi dengan toilet yang bersih dan dalam jarak beberapa meter ada tempat duduk. Buat kami, ini penting sekali karena membawa oma. Kasian kan kalau oma suruh jalan terus. Di ujung museum ada kafe. Jadi kalau mau cari makanan saat di dalam museum, bisa ke sini juga.

Setelah berada di sini selama hampir 2 jam, ada beberapa hal yang baru kami ketahui. Apa sajakah itu?
1. Cheetah, binatang darat tercepat, dapat berlari dengan kecepatan 96.5 km/jam. Sedang ostrich memegang juara diantara burung-burung lainnya, dengan kecepatan 70 km/jam. Bagaimana dengan monyet? Disebutkan bahwa patas monkey mempunyai kecepatan 55 km/jam. Jadi teringat bis patas.
2. Burung penguin yang mempunyai 15 species ini ternyata dapat berenang di dalam air tanpa bernapas selama 20 menit dan dapat menyelam hingga kedalaman 85 meter.
3. Dalam 1 hari, harimau siberian memerlukan daging seberat 60 pon. Tidak heran harimau ini terbesar di dunia.
4. Pejantan walrus menggunakan taringnya untuk bertarung dengan pejantan lainnya dalam masa kawinnya dan panjang taring ini dapat mencapai 80 centimeter.
5. Berbeda dengan harimau, singa hidup berkelompok dengan singa-singa lainnya. Nah, di keluarga singa, yang sibuk cari makan adalah harimau betina. Lalu yang jantan ngapain dong? Singa jantan bertugas menjaga daerah kekuasan milik kelompoknya. 
6. Badak mempunyai indera penciuman dan pendengaran yang bagus, tetapi badak tidak dapat melihat jauh. Rata-rata umur badak adalah 40 tahun.
7. Ostrich, atau burung unta, merupakan burung terbesar di dunia dan beratnya dapat mencapai 140 kg.
8. Jika berbicara tentang hewan tertinggi, burung terbesar, serangga terbesar, kera (ape) terbesar, dan hewan tercepat, maka Afrika memegang juaranya. Jerapah, ostrich, kumbang goliath, gorilla dan cheetah ada di sana.
9. Di Afrika, kuda nil termasuk hewan yang sering menyerang manusia jika dibandingkan dengan hewan besar lainnya. Kuda nil akan menyerang manusia jika dia merasa terancam. Jadi sebaiknya hati-hati dengan kuda nil.
10. Jerapah memiliki lidah berwarna hitam dan panjangnya dapat mencapai 45 cm. Jangan sampai dijilat jerapah kalau begitu =D
11. Hummingbird adalah satu-satunya burung yang dapat terbang mundur.
12. Beruang coklat, yang sering dijadikan teddy bear, mampu memangsa seekor kijang dewasa. Dan jika berdiri, tingginya bisa mencapai 3 meter. 
13. Mau tahu hewan mana yang keturunan bangsawan? Lobster adalah keturunan bangsawan. Mengapa? Karena lobster berdarah biru =D
1 paus biru = 5,000 anak 10 tahun loh....
Setelah keluar dari museum, ternyata hujan belum berhenti. Padahal adik sudah niat mau foto dengan gajah-gajah lucu di depan museum. Akhirnya sambil menunggu hujan reda, kami membeli hotdog di cart di depan loket. Dengan menunjukkan gelang, kami dapat free botol mineral ukuran kecil. Lumayan juga. 

Di area Jatim Park 2 ini terdapat Pohon Inn. Kami pun masuk ke sana, duduk di lobbi sambil menunggu taksi pesanan kami. Di situ juga terdapat Jungle Fast food, restoran fastfood yang didekorasi seperti hutan. Katanya sih pengalaman makan di sini seru, karen ada beberapa meja yang berputar dengan pelan dan pengunjung bisa melihat hewan sambil makan. Tetapi review-nya makanan di sini biasa saja dan mahal banget. Jadi membeli suasana, bukannya rasa. Nah, kalau bagi kami, terutama oma, makanan harus berasa. Jadi kami tidak makan di sana. Hehehe. 

Taksi kami pun datang dan siap mengantarkan kami ke Cemara. Melihat hujan yang semangat seperti ini, kami memutuskan tidak jadi ke BNS. Toh percuma ke sana tetapi tidak bisa ke taman lampion =(  
Batu Secret Zoo saat sore hari.
Jatim Park 2
(Batu Secret Zoo and Museum Satwa) 
Alamat: Jl. Oro-oro ombo no.9 Batu, Jawa Timur 
Telp: 0341-597777
Jam operasional: 10.00 - 18.00
HTM (per 1 Desember 2016): 
Rp 84.000,00 (Senin - Kamis) 
Rp 120.000,00 (Jumat - Minggu, Hari libur nasional)

After: Berpetualang ke Dalam Tubuh di Bagong Adventure Museum Tubuh 


Before: Wisata Edukasi di Batu Secret Zoo

Saturday, December 10, 2016

Wisata Edukasi di Batu Secret Zoo


Setelah kami puas bermain di Museum Angkut dan Pasar Apung kemarin, jadwal kami hari ini adalah bermain ke Jatim Park 2. Anak-anak dan oma sudah siap untuk pergi melihat hewan-hewan di Batu Secret Zoo. Katanya sih Batu Secret Zoo terkenal sangat bagus, bahkan lebih keren daripada Singapore Zoo. Mari kita buktikan.

Saat kami makan, bu Liz bercakap-cakap dengan kami dan menawarkan diri untuk mengantar kami ke depan Jatim Park 2. Kami merasa tidak enak hati, tetapi bu Liz berkata tidak apa-apa, toh dekat dan memang sedang tidak ada kegiatan apapun. Akhirnya setelah menikmati sarapan yang enak dan sehat di Cemara, kami diantar bu Liz sampai ke gerbang Jatim Park 2.

Sebelum lebih jauh bercerita tentang BSZ, saya ingin sedikit menjelaskan apa saja sih di kawasan Jatim Park 2 dan apa sih bedanya dengan kawasan Jatim Park 1. Jatim Park 1 memadukan antara taman edukasi (antara science, budaya, dan sejarah) dengan theme park dan water park. Sedangkan Jatim Park 2 (yang terdiri dari Batu Secret Zoo dan Museum Satwa) memadukan antara kebun binatang dan pengenalan akan hewan dengan theme park dan water park. Tentu saja keduanya menarik bagi saya. Tetapi kalau waktu tidak mencukupi, saya pribadi memilih Jatim Park 2. Mengapa? Karena membawa oma dan adik yang masih TK A, kebun binatang akan lebih menyenangkan untuk mereka.
Museum Satwa dan Pohon Inn.
Karena kami masih menggunakan promo boarding pass Citilink, maka pembelian tiket dilakukan di customer sevice. Ternyata belinya pun antri, karena ada rombongan sekolah-sekolah yang sedang field trip ke sini. Setelah memberi tiket, kami pun segera masuk. 
Biosecurity screening supaya kita tidak membahayakan hewan. Desinfektankah ini?
Hewan pertama yang menyambut kami adalah tikus. Tetapi tikus ini bukanlah sembarang tikus, namanya adalah nutria atau tikus sungai atau myocastor coipus. Nutria ini besar. Sebagai perbandingan, jika tikus biasa beratnya 500 gram, maka tikus sungai beratnya sekitar 10kg, 20 kali lebih berat daripada tikus biasa. Dan biasanya banyak di Amerika Selatan. 
Nutria yang menyambut kami dan iguana yang sedang brunch.
Yang membuat kami kagum dengan Batu Secret Zoo adalah alur yang jelas yang membantu setiap pengunjung melihat binatang-binatang yang ada. Asal mengikuti alur yang ada, pasti setiap binatang tidak ada yang terlewat. Diawali dengan memasuki dunia monyet, kami terkagum-kagum dengan berbagai jenis monyet yang baru kami lihat. Duo Lynns lumayan norak saat melihat meerkat. Selama ini mereka tahu meerkat di TV, dan akhirnya melihat secara langsung.
Kiri: kuskus, salah satu hewan berkantung.
Kanan: monyet yang sedang menyusui anaknya.
Bermacam-macam binatang yang menarik untuk dilihat.
Mara Patagonia, hewan unik dengan kepala kelinci, badan kancil, dan kaki kangguru
Atas: Hewan yang katanya hanya ada di Jatim Park 2 (tapi tidak ditulis hewan apakah ini)
Kiri bawah: Capibara. Kanan bawah: Binturong yang sedang mengantuk.
Tak lama kemudian kami seperti masuk ke dalam gua. Gua ini tidak menakutkan, karena isinya adalah beberapa hewan-hewan seperti trenggiling, kukang, dan hewan yang ada di laut. Bahkan ada akuarium yang berisi kelinci laut? Benarkah ada kelinci yang tinggal di laut? Itu sih hanya akal-akalan pengelola saja. Kelincinya diletakkan di dalam kotak kaca transparan dan kotak tersebut ada di akuarium. Tetapi kreativitasnya boleh juga.
Istana di bawah laut, dan ternyata ada kelinci di bawah laut :P
Under the sea....under the sea
Alur selanjutnya adalah tempat yang gelap dan di pintunya ada 2 Anubis yang berjaga. Siapakah Anubis? Dalam mitologi Mesir, Anubis adalah sosok yang berkepala jackal atau serigala dan berbadan manusia yang bertugas menjaga makam. Apakah kita akan melihat mumi di dalam? Ternyata tidak. Tetapi kita akan melihat reptil-reptil dan amfibi yang ada di dalam kaca. Apa sajakah itu? Ada ular, serangga dan katak. Kataknya pun besar sekali. Kata adik mungkin makannya banyak jadi gendut.

Di area ini juga terdapat kura-kura dengan muka bermacam-macam. Ada yang bermuka buaya, berhidung babi, penyu dan sebagainya. Kami pun teringat museum kura-kura yang ada di Singapore. Sekarang tidak perlu jauh-jauh ke sana untuk melihat kura-kura. Sayang penerangannya kurang, jadi kami tidak bisa melihat muka kura-kura sejelas yang di museum kura-kura. 
Hewan-hewan yang ada di Reptile Garden, dari ular hingga komodo. 
Keluar dari taman reptil, kami disambut dengan tembok dari batu-batu kecil yang berwarna-warni. Tentunya melegakan mata kami, setelah melihat segala sesuatu dalam cahaya yang minim. Di bagian luar, flamingo-flamingo yang cantik sudah menanti kami. Warnanya begitu cerah. Ternyata warna flamingo akan semakin cerah jika cukup makan dan dengan warna bulunya ini mereka menarik perhatian pasangannya. Ini mengingatkan kami akan flamingo-flamingo berwarna cantik di DC Zoo dan flamingo-flamingo yang kusam di TamanSafari =D. 
Suka sekali lihat flamingonya....cantik dan cerah warnanya.
Selanjutnya adalah Savannah. Memasuki Savannah, kita seakan diajak seperti pergi ke pedalaman Afrika, dan melihat-lihat hewan di sana. Tapi jangan takut kepanasan, karena kita akan berjalan di area yang tertutup dan melihat hewan-hewan tersebut, yang berada di area outdoor, dari kaca. Nyaman deh pokoknya. Kami salut dengan penataan dan disain di sini. Semuanya dibuat seperti di pedalaman, sampai ke rumah-rumahnya juga seperti di pedalaman. 
Savannah, kampungnya hewan-hewan ini
Setelah meneduh sebentar di Savanah, kami melanjutkan perjalanan. Di depan Savanah ada pasar Africa. Jadi bagi yang mau makan atau minum, bisa mampir di sini. Awalnya kami mau mampir, tetapi setelah melihat peta, di bagian depan adalah Happy Land. Kami memutuskan untuk makan di food court dekat Happy Land. Bagi yang mau berfoto dengan burung kakak tua, pihak jatim Park menyediakan spot untuk berfoto. Bayar gak? Ya bayar dong. Untuk berfoto dengan 1 burung, kita harus merogoh kantong kita dan memasukkan uang Rp 5.000,00 ke dalam kotak yang tersedia. Setelah itu kita bisa menggunakan kamera atau handphone kita sendiri. Di situ juga ada fotografer dari Jatim Park, tetapi jika kita menggunakan jasa mereka, maka kita harus membayar Rp 50.000,00 sebagai ganti ongkos cetak foto. Kami sih tidak begitu berminat untuk difoto, tetapi oma semangat. Jadi, oma saja yang berfoto =D

Happy Land merupakan area dimana anak-anak bisa puas bermain. Mainannya pun macam-macam. Dari komidi putar atau merry go round, animal coaster, pemadam kebakaran, mobil-mobilan, dan sebagainya. Bahkan rumah hantu pun ada juga. Tentu saja Duo Lynns bersemangat untuk main. Dan selain Duo Lynns, oma pun semangat main roller coaster, duduk paling depan pula =))
Happy Land, happy untuk anak-anak dan happy untuk orang tua (karena free)
Setelah puas main, waktunya kami mengisi perut kami. Enaknya makan di area Happy Land, ada dua pilihan food court yang dapat dipilih. Yang pertama adalah food court Castle dan food court Daun. Makanannya mirip-mirip dan pembayaran dilakukan dengan kartu, dan setelah selesai kartu dikembalikan dan sisa uang yang ada dalam kartu akan diberikan kembali ke kita.. Jadi kami mengisi uang ke kartu yang akan digunakan. Kami memilih makan di food court Daun, supaya bisa melihat-lihat water park. Rencananya habis makan kami akan main di sana. Sayangnya saat makan, tiba-tiba mulai gerimis. Saya dan papa mulai lihat-lihatan, bagaimana dengan rencana untuk main airnya. Untungnya kakak berkata tidak usah main air, soalnya mau hujan. Nanti jadi tidak enak badan. Kami lega mendengarnya. 
Water Park, kapan-kapan main ke sini lagi ah...
Setelah makan, kami berencana untuk naik Safari Farm. Tetapi karena antrinya lumayan, maka saya dan oma duduk mengantri, sementara papa dan Duo Lynns naik wahana yang dekat dengan tempat kami mengantri. Menghemat waktu ceritanya. Akhirnya giliran kami untuk naik ke mobilnya. Kali ini kami duduk di tengah. Seperti di Taman Safari, kita akan bertemu dengan hewan-hewan yang ramah. Kalau di sini, kita boleh memberi makan kepada hewan-hewan ini. Makanannya dapat dibeli di petugas yang berjaga di sini. 

Awalnya masih seru, karena hewannya hanya mendekati kita saja. Tetapi makin lama makin menegangkan. Hewan-hewan tersebut lumayan agresif. Mereka berani menjulurkan kepala sampai ke dalam untuk meminta makanan. Berhubung saya memang tidak suka dicium hewan, duduk di tengah lumayan menolong.
Safari Farm
Di samping Safari farm, ada wahana menjelajah lima benua. Kita diajak menjelajah lima benua. Banyak miniatur-miniatur setiap benua, seperti di istana boneka Dufan. Bedanya, kita tidak naik perahu untuk menjelajah. Kita akan naik ke kereta dan menjelajah dengan kereta. Jadi kalau kata kakak seperti wahana Winnie the Pooh. Betul juga, kak....
Jelajah 5 Benua
Selesai menjelajah 5 benua dengan kereta, kami segera bergegas. Gerimis semakin seru. Tujuan kami berikutnya adalah gorilla. Oma pengen banget foto dengan gorilla. Memang mama saya ini hobi foto =D Lama kelamaan hujan semakin deras dan seperti diguyur dari langit. Akhirnya kami berteduh di kids station. Mbak yang bertugas berkata bahwa foto dengan gorilla hanya dilakukan saat weekend. Akhirnya sambil menunggu hujan, kami memakaikan jas hujan pada anak-anak. Untungnya mbak di sana baik hati. Jadi sambil menunggu, anak-anak main beberapa mainan yang tidak kena cipratan air hujan. Tetapi rasanya hujan semakin bersemangat. Kami melihat banyak rombongan sekolah tetap berjalan sambil menggunakan jas hujan. Rupanya pihak sekolah sudah mengantisipasinya.
Walau hujan, tetapi beruangnya tetap diluar dan tidak ada yang bermain di kids station dan Kapal Nabi Nuh.
Akhirnya hujan pun agak melemah, kami berpamitan dengan mbak yang sudah menemani kami selama hujan. Kami berjalan perlahan menuju pintu keluar. Untuk menuju pintu keluar, kita akan melewati istana si raja hutan. Serunya di sini, kita masuk ke dalam lorong yang atapnya kaca dan singa-singa sedang leyeh-leyeh diatasnya. Pemandangan yang menarik, asal jangan roboh atapnya.

Selain harimau, ada juga kucing besar lainnya. Harimau termasuk hewan yang bisa hidup di mana saja. Di tempat dingin maupun di tempat panas. Dan ternyata harimau tidak pernah punya sarang. Harimau hanya mempunyai teritori yang luas. Hmm...Daerah kekuasaan maksudnya. Di dunia ini ternyata harimau terbesar adalah harimau Siberia yang tersebar di China dan Korea Utara. Beratnya bisa mencapai 215-318 kg. Sedangkan harimau terringan yang masih ada adalah harimau Malaya, dengan berat 100-140 kg. Di atasnya harimau Malaya adalah  harimau Sumatra dengan berat 100-150 kg. 
Bahkan kucing-kucing besar ini optimis akan masa depan mereka =D
Di akhir rute, pihak Jatim Park menyediakan photo booth bersama harimau putih yang masih kecil. Sistemnya pun masih sama dengan yang foto dengan burung. Bayar saja Rp 5.000,00 maka kita bebas untuk berfoto.Saya kok gak tega melihat harimau tersebut, jadi saya tidak berfoto. Sedang si oma seperti biasa, langsung semangat =D

Tips berkunjung ke Jatim Park 2:
1. Jatim Park 2 terdiri dari Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Sebaiknya datang awalan untuk melihat-lihat kebun binatang baru ke Museum Satwa. 
2. Di Batu cuaca pun bisa berubah-ubah. Jangan lupa bawa payung atau jas hujan, jaga-jaga jika hujan. Kami juga membawa jaket yang ada tutupan kepala untuk anak-anak, jaga-jaga kalau mendadak berangin sekali atau gerimis sedikit.
3. Karena area outdoornya panas, sebaiknya pakai sunscreen supaya tidak terlalu menyengat. Kecuali yang tipe cuek seperti saya =D
4. Untuk mencegah dehidrasi, jangan lupa minum. Kalau kemarin, selain membawa minum, kami juga membeli di sana. Harga makanan dan minuman pun masih wajar.
5. Selain melihat binatang, di sana juga ada show-show binatang. Jadi bisa juga cek ke website-nya untuk jadwal show. Sedangkan memberi makan binatang biasanya hanya ada saat weekend.
6. Jika anda seperti saya, yang tidak suka dicium binatang, pilihlah bangku di tengah saat Safari farm. Jangan di pinggir ya.

Jatim Park 2
(Batu Secret Zoo and Museum Satwa) 


Alamat: Jl. Oro-oro ombo no.9 Batu, Jawa Timur 

Telp: 0341-597777

Jam operasional: 10.00 - 18.00

HTM (per 1 Desember 2016): 
Rp 84.000,00 (Senin - Kamis) 

Rp 120.000,00 (Jumat - Minggu, Hari libur nasional)