![]() |
Seperti di artikel sebelumnya, proses transit kami tidaklah susah. Kami hanya perlu menunjukkan kalau kami akan melanjutkan perjalanan ke Seoul, maka kami mendapatkan visa transit. Petualangan kami dimulai di saat kami telah mengambil bagasi.
![]() |
| Instruksi yang diberikan Xiamen Airline |
Tujuan kami selanjutnya adalah beristirahat di New East Asia Hotel. Hotel ini terletak dekat dengan bandara dan menyediakan airport pick up secara free. Berdasarkan chat kami dengan pihak hotel sebelum kami pergi, sesampainya kami di bandara, kami cukup menggunakan telepon umum di situ untuk menelpon ke hotel supaya dijemput. Telepon umum di situ umum untuk nomor lokal, sehingga kami berpikir pasti mudah.
Ternyata, yang menerima telepon tidak dapat berbahasa Inggris. Akhirnya kami menggunakan aplikasi terjemahan offline untuk berkomunikasi dengan salah satu petugas yang sedang bersih-bersih. Petugas tersebut mau membantu untuk menelepon. Lalu kami diminta untuk pergi ke lantai dua untuk menunggu mobil jemputan. Saat kami berjalan menuju titik temu, kami melihat mobil hotel tersebut menurunkan orang dan langsung berjalan.
![]() |
| Thanks to this offline apps. |
Kami pun panik dan mencoba mengejar. Tetapi mobil tersebut tetap berjalan (yang akhirnya kami ketahui memang ini hanya tempat menurunkan penumpang, bukan untuk berhenti). Kami pun bertanya ke counter Trip.Com (karena kami memesan hotel dari Trip.Com). Kembali lagi kami bertemu petugas yang tidak bisa bahasa Inggris. Segala kemampuan berbahasa dikerahkan, tetapi mungkin karena nadanya beda, mereka tidak mengerti.
Untungnya papa melihat customer service Xiamen Airline. Mereka bisa berbahasa Inggris. Mereka membantu untuk menghubungi. Lalu mereka menjelaskan bahwa pick up service dari hotel ada di lantai dasar dekat dengan area parkir. Kami pun bergegas ke bawah untuk menunggu shuttle service datang.
![]() |
| Dari gak pakai jaket sampai pakai jaket karena udara menggigit. |
Setelah menunggu kedinginan hampir 30 menit, akhirnya shuttle service kami tiba juga. Mobil yang digunakan tidak besar, tetapi banyak juga yang ternyata ingin menuju New East Asia Hotel. Ada orang Singapore, Malaysia, dan juga Indonesia.
![]() |
| Area parkir |
Perjalanan dari bandara menuju hotel hanya 5 menit. Selama 5 menit itu kami menikmati lampu-lampu yang ada. rasanya semua teratur dan rapi. Sampai di hotel, proses check in berlangsung cepat. Mereka meminta passport kami untuk diperiksa. Kami diberikan kartu dan kami pun menuju kamar kami untuk beristirahat.
![]() |
| Twin bed room. |
New East Asia Hotel merupakan hotel yang terletak di distrik Huli. Walau hotel ini dekat dengan bandara dan sering digunakan sebagai hotel transit, tetapi banyak fasilitas yang diberikan. Apalagi lokasinya juga dekat dengan tempat wisata.
![]() |
| Kamar mandinya, sedikit remang. |
Hotel ini juga menyediakan free Wi-Fi dan 24-hour Front Desk. Jadi kapan saja datang pasti tetap dilayani. Tetapi kami tidak berani untuk connect ke Wi-Fi mereka. seperti diketahui Whatsapp termasuk salah satu yang di-band di sana. Dan karena hanya sebentar saja, kami pun tidak roaming atapun membeli local sim card.
![]() |
| Shower area. |
Kamar yang kami pesan cukup nyaman. Mereka menyediakan sarapan juga. Tetapi kami tidak mengambil sarapan kami karena kami akan jalan kembali pada pukul 05.30. Kalau menurut kakak, sebetulnya sayang juga hanya digunakan sebentar padahal kamarnya nyaman.
Keesokan harinya, kami menggunakan fasilitas airport drop off dari hotel. Kami mengira hanya kami saja yang akan naik mobil. Ternyata banyak juga yang akan ke bandara di jam sepagi itu. Dan saat kami tiba, antrian di bandara cukup panjang. Mungkin karena pintu bandara belum dibuka.
Screening di Xiamen Airport cukup ketat. Antrian yang ada cukup panjang. Tetapi semua berjalan dengan tertib. Selesai memasukkan bagasi, kami menuju gate kami.
![]() |
| Antrian yang ada. |
Waktu yang ada kami gunakan untuk berkeliling di area custom. Walau sepagi itu, banyak tempat makan yang sudah buka. Mau pilihan halal atau non halal pun ada. Chain restaurant seperti Burger King, McDonalds juga ada.
Karena adik sudah lapar, maka kami pun membeli Whooper Jr dan fries di Burger King untuk anak-anak. Toh nanti di pesawat juga dapat breakfast. Awalnya kami mengira pasti rasanya sama dengan yang ada di Indonesia. Ternyata rasanya lebih enak dan ukurannya lebih besar. Kalau menurut adik, ini Whooper terenak yang pernah dia makan (lebay.com).
![]() |
Selain tempat makan, tempat souvenir juga banyak yang sudah berjualan. Bermacam-macam teh, cookies dari almond, dan juga paket-paket oleh-oleh yang cantik tersedia. Banyak yang bilang harganya lebih murah dibanding beli di Hong Kong.
Petualangan kami di Xiamen selesai saat kami diminta untuk boarding. Sepertinya traveling di Xiamen menarik juga. Apalagi ada Gu Lang Yu yang menarik untuk dikunjungi.
Sekilas Info
New East Asia Hotel
Alamat: 136-1 Xiangyun 3 Rd, Huli District, Xiamen, Fujian, Tiongkok, 361000
Phone: +8617770149006
Next: Seoul Day 1: Myeongdong














